Karpowership dan MOL Kerja Sama Bisnis LNG ke Kapal Pembangkit Listrik

Karpower International BV (Karpowership) dan Mitsui O.S.K. Lines, Ltd. (MOL) mengumumkan bahwa keduanya menjalin kesepakatan kerja sama dalam bisnis LNG-Kapal pembangkit listrik (powership) pada 29 Maret 2019.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 02 April 2019  |  16:59 WIB
Karpowership dan MOL Kerja Sama Bisnis LNG ke Kapal Pembangkit Listrik
Kapal Karadeniz Powership Onur Sultan, kapal pembangkit listrik Marine Vessel Power Plant (MVPP) - dokumentasi Karpowership

Bisnis.com, JAKARTA--Karpower International BV (Karpowership) dan Mitsui O.S.K. Lines, Ltd. (MOL) mengumumkan bahwa keduanya menjalin kesepakatan kerja sama dalam bisnis LNG-Powership pada 29 Maret 2019.

Kerja sama antara perusahaan pembangkit listrik terapung terbesar di dunia dan operator Floating Storage Regasification Unit (FSRU) terbesar di Asia itu merupakan kerja sama penjualan dan investasi. Kedua belah pihak akan menjadi penyedia solusi LNG-to- Powership yang paling andal dan disukai di dunia dengan merek "KARMOL"

"Para pihak bertujuan untuk berinvestasi bersama dalam aset terkait dan bersama memasarkan solusinya dalam pasar-pasar terpilih di seluruh dunia," demikian disebutkan dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com, Selasa (2/4/2019),

CEO Karpowership Orhan Remzi Karadeniz mengatakan, bisnis tersebut akan menghasilkan daya listrik melalui Powership dengan menerima LNG (gas alam cair) teregasifikasi melalui FSRU untuk menyediakan listrik yang andal ke jaringan pesisir dan fasilitas darat di mana beban dasar listrik dan/atau penggantian mode bahan bakar diperlukan untuk memenuhi tuntutan lingkungan.

"Pentingnya kolaborasi KARMOL ini adalah pertama biaya konstruksi capex awal yang sangat kompetitif dan sebagai solusi cepat untuk menyediakan LNG ke Power guna menciptakan penghematan langsung bagi pelanggan dan untuk memenuhi permintaan daya," katanya.

Kedua, terkait penggantian bahan bakar dengan emisi yang lebih tinggi oleh LNG untuk mengurangi emisi gas rumah kaca secara signifikan. Lalu ketiga, sinergi bisnis diasumsikan dengan menggabungkan rekam jejak kedua perusahaan dan keunggulan dalam operasi mereka.

"Rekam jejak dan keahlian MOL dalam Pengangkutan LNG dan bisnis FSRU serta rekam jejak Karpowership dan keahlian nya dalam bisnis Powership®," kata Karadeniz.

Selanjutnya, MOL dan Karpowership akan bersama-sama mempromosikan solusi LNG-to-Powership untuk memberikan solusi yang tepat dan hemat biaya di pasar-pasar terpilih. Para pihak akan berusaha untuk mewujudkan beberapa proyek di tahun-tahun mendatang.

Sebelumnya, para pihak telah mulai mengubah pembawa LNG yang ada menjadi unit penyimpanan dan regasifikasi terapung (FSRU) untuk memasok LNG yang sudah diregasifikasi ke dalam Powership.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
energi, pembangkit listrik

Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top