Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pasca OTT Rommy, PPP Jabar Tak Kendorkan Target Kursi

PPP Jawa Barat mengintensifkan kampanye dari pintu ke pintu pasca OTT mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy oleh KPK beberapa waktu lalu.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 30 Maret 2019  |  10:23 WIB
Tersangka kasus dugaan suap terkait seleksi pengisian jabatan di Kementerian Agama, Romahurmuziy berada dalam mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan perdana, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/3/2019). - ANTARA/Reno Esnir
Tersangka kasus dugaan suap terkait seleksi pengisian jabatan di Kementerian Agama, Romahurmuziy berada dalam mobil tahanan seusai menjalani pemeriksaan perdana, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (22/3/2019). - ANTARA/Reno Esnir

Bisnis.com, BANDUNG—PPP Jawa Barat mengintensifkan kampanye dari pintu ke pintu pasca OTT mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy oleh KPK beberapa waktu lalu.

Sekretaris DPW PPP Jabar, Pepep Saeful Hidayat, mengatakan OTT Rommy diakui berdampak terhadap pola kampanye PPP Jabar dalam meraih suara di Pileg 2019. 

“Untuk dapat mendulang suara, PPP terus bersilaturahmi door to door kepada masyarakat, dengan intensitas lebih tinggi dari sebelumnya,” katanya Sabtu (30/3/2019).

Dengan strategi ini pihaknya tetap optimis bisa mempertahankan target meraih 14 kursi di DPRD Jabar dan melampaui ambang batas parlemen atau parliamentary threshold di DPR RI. 


"Kami secara internal terus konsolidasi, agar persoalan-persoalan yang menyimpang itu tidak menjadi beban organisasi. Seperti yang mantan ketum katakan sendiri, (kasus korupsi) itu persoalan personal, tidak ada kaitan dengan PPP dan organisasi," ujarnya.


Pihaknya pun menyadari kasus yang menimpa mantan ketum PPP terasbut sebagai sebuah kenyataan yang terjadi. Hal ini menjadi momentum semua pihak memperbaiki diri dengan cara terus melakukan semua program kerja PPP."Bahwa ada pengaruh terhadap PPP, itu diakui. Tapi insyaallah dengan pengalaman yang dimiliki PPP, hal itu bisa kita atasi,” paparnya.


Silaturahmi pada masyarakat, ujarnya, dilakukan secara lebih intens menjelang 17 April 2019 yang tinggal belasan hari lagi. Pendekatan masyarakat, katanya, dilakukan secara kreatif sehingga menyentuh hati masyarakat.

"Kami sadari tanggung jawab Jabar, sebagai salah satu provinsi yang berkontribusi besar terhadap perolehan nasional. Karenanya, kami moal cicing," tegasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ppp
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top