TKN: Tiga Kartu Sakti, Dambaan Rakyat yang Dijawab dengan Baik oleh Jokowi

Calon Presiden nomor urut 01 sekaligus petahana, Jokowi, kembali meluncurkan program baru berupa tiga kartu sakti jika dirinya berhasil memenangi Pilpres mendatang.
Herdiyan
Herdiyan - Bisnis.com 27 Februari 2019  |  22:13 WIB
TKN: Tiga Kartu Sakti, Dambaan Rakyat yang Dijawab dengan Baik oleh Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (berkemeja putih) - Dok. PDIP
Bisnis.com, JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 01 sekaligus petahana, Jokowi, kembali meluncurkan program baru berupa tiga kartu sakti jika dirinya berhasil memenangi Pilpres mendatang.
Saat memberikan pidato kebangsaan di depan puluhan ribu pendukungnya di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Minggu (24/2/2019) kemarin, Jokowi menunjukkan Kartu Sembako, KIP Kuliah, dan Kartu Prakerja sebagai lanjutan dari program Kartu Indonesia Pintar (KIP) serta Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang saat ini tengah berjalan.
PDI Perjuangan sebagai partai pengusung Jokowi, menegaskan bahwa, program terbaru mantan Gubernur DKI ini yang menghadirkan Kartu Sembako, KIP Kuliah, dan Kartu Prakerja adalah buah kehadiran Jokowi yang selalu berada di tengah masyarakat.
"Blusukan Pak Jokowi menjadi jembatan terbaik bagi hadirnya program kerakyatan. Dengan demikian, seluruh kartu program unggulan tersebut hasil dari dambaan rakyat yang dijawab dengan baik oleh Presiden Jokowi. Di sinilah negara hadir, agar rakyat berperikehidupan yang layak," ujar Sekjen PDIP dan sekaligus Sekjen Tim Kampanye Nasional, Hasto Kristiyanto, pada Rabu (27/2/2019).
Lebih lanjut, Hasto menambahkan, program tiga kartu sakti dari Jokowi ini sangat berbeda dengan program yang ditawarkan Prabowo-Sandi yang lebih mengedepankan satu “kartu mati” yaitu retorika belaka.
"Selain bernuansa retorik, dan tidak mengakar karena minimnya pengalaman di pemerintahan, program Prabowo-Sandi juga tidak terlepas dari tim kampanyenya," ungkap Hasto.
"Sosok seperti Amien Rais, Fadli Zon, Neno Warisman, Sudirman Said, Tommy Soeharto, Ratna Sarumpaet dll, yang merupakan die hard Prabowo, praktis tidak memiliki pengalaman sekomplit Pak Jokowi. Terlebih susunan dan komposisi tim kampanye Prabowo yang sebagian besar dari kalangan elit kekuasaan," jelas Hasto.
Oleh karena itu, Hasto menginstruksikan kepada seluruh anggota partai, caleg, anggota legislatif, kepala, dan wakil kepala daerah yang berasal dari PDI-P untuk mensosialisasikan program unggulan Jokowi ini.
Sebab, menurut Hasto, dengan tiga kartu tambahan tersebut, maka tanggung jawab negara di dalam memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa semakin terpenuhi.
"Sembako, pendidikan hingga kuliah, kesehatan, kesejahteraan ibu-ibu rumah tangga, stabilitas harga pangan melalui kartu sembago, hingga pekerjaan yang layak, dijamin oleh Jokowi, dan negara benar-benar hadir," tutup Hasto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi

Editor : Herdiyan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top