Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dugaan Kampanye di Munajat 212, TKN DKI Laporkan ZH ke Bawaslu

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi laporkan dugaan pelanggaran kampanye dalam Malam Munajat 212 yang diselenggarakan Kamis (21/2/2019).
Muhamad Wildan
Muhamad Wildan - Bisnis.com 26 Februari 2019  |  18:29 WIB
Para peserta Malam Munajat 212 - Bisnis.com/Yusran
Para peserta Malam Munajat 212 - Bisnis.com/Yusran

Bisnis.com, JAKARTA–Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi laporkan dugaan pelanggaran kampanye dalam Malam Munajat 212 yang diselenggarakan Kamis (21/2/2019).

Prasetio melaporkan dugaan pelanggaran kampanye tersebut ke Bawaslu DKI Jakarta, Selasa (26/2/2019).

"Ada seorang pejabat tinggi negara yang belum waktunya kampanye sudah memberikan suatu statement mengarahkan pada salah satu calon capres. Itu saja yang saya laporkan," kata Prasetio.

Adapun pejabat tinggi negara yang dimaksud oleh Prasetio berinisial ZH ini melanggar pasal 283 UU Pemilu.

Dalam pasal 283 disebutkan bahwa pejabat negara dilarang melakukan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap peserta pemilu sebelum, selama, dan setelah masa kampanye.

Di lain pihak, Ketua Bawaslu DKI Jakarta Jufri mengatakan pihaknya sudah mendapatkan barang bukti yang berupa pemberitaan di media massa dan video.

Bawaslu DKI Jakarta bersama Sentra Gakkumdu akan melakukan kajian awal paling lama 14 hari setelah laporan diterima.

Jufri pun mengatakan pihaknya telah melakukan investigasi terhadap panitia Malam Munajat 212 dengan melakukan pengecekan atas siapa saja figur-figur yang diundang.

Hasil investigasi Bawaslu DKI Jakarta tersebut akan dijadikan landasan atas kajian awal pasca pelaporan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fpi Pilpres 2019
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top