Israel Catat Sejarah, Luncurkan Pesawat Luar Angkasa Swasta Pertama ke Bulan

Israel akan menjadi menjadi negara pertama yang mendaratkan pesawat luar angkasa yang didanai swasta. Pesawat bernama Beresheet ini akan diterbangkan dengan salah satu roket SpaceX pada Jumat waktu setempat.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 22 Februari 2019  |  17:21 WIB
Loading the player ...
Profil Israel Aerospace Industries yang diposting akun resminya di Youtube

Bisnis.com, JAKARTA -  Israel akan menjadi menjadi negara pertama yang mendaratkan pesawat luar angkasa yang didanai swasta. Pesawat bernama Beresheet ini akan diterbangkan dengan salah satu roket SpaceX pada Jumat waktu setempat.

Dilansir Bloomberg, pesawat tersebut merupakan hasil dari joint venture senilai US$100 juta antara SpaceIL dan BUMN Israel Aerospace Industries Ltd. sebagian besar dibiayai oleh para warga dermawan Yahudi termasuk Morris Kahn, presiden direktur SpaceIL dan pendiri Amdocs Ltd., serta raja kasino Sheldon Adelson.

Pesawat tanpa awak ini mengakhiri "perjalanan berbagi" bersama dengan SpaceX setelah 38 menit meluncur ke udara, dan jika semua berjalan sesuai rencana, akan mendarat di wilayah di bulan yang disebut Sea of Tranquility pada 11 April.

Jika peluncuran ini berhasil, akan membuat Israel menjadi negara keempat yang mendarat di bulan. Sejauh ini hanya negara adikuasa seperti Uni Soviet, AS, dan China yang pernah meluncurkan roket ke luar angkasa, dengan dukungan keuangan pemerintah mereka yang kuat.

"Ini adalah misi pertama sebuah negara kecil ke bulan," dan merupakan upaya swasta pertama saat ini,” ungkap Chief Executive Officer SpaceIL Ido Anteby, seperti dikutip Bloomberg.

"Seluruh dunia menonton karena jelas bagi semua orang bahwa peluncuran tersebut membuka cakrawala baru dalam penerbangan komersial ke bulan," lanjutnya.

Ratusan orang, termasuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, berkumpul di markas IAI untuk menyaksikan siaran langsung peluncuran dari Florida pada pukul 3.45 pagi waktu Israel.

Sementara itu, Presiden Reuven Rivlin berharap misi penerbangan ke bulan ini akan menggenjot pendidikan sains di Israel seperti yang dilakukan program luar angkasa Apollo AS beberapa dekade yang lalu..

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
israel

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top