Prabowo: Praktik Ekonomi Sudah Menyimpang dari Amanat UUD 1945

Prabowo mengatakan haluan negara Indonesia selama ini telah salah arah. Praktik ekonomi telah menyimpang dari amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Akibatnya, rakyat merasakan ketidakadilan ekonomi dan merasa belum sejahtera.
Yusran Yunus & Jaffry Prabu Prakoso | 13 Februari 2019 22:07 WIB
Capres Prabowo Subianto saat berpidato di depan masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama di Padepokan Pencak Silat, Wanadadi, Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (13/02/2019) - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengajak masyarakat Banjarnegara, Jawa Tengah, untuk menggunakan hak pilihnya pada pemilihan umum 17 April mendatang untuk menentukan haluan Indonesia pada 5 tahun mendatang.

Di depan masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama di Padepokan Pencak Silat, Wanadadi, Banjarnegara, Jawa Tengah, Rabu (13/02/2019), Prabowo mengatakan haluan negara Indonesia selama ini telah salah arah. Praktik ekonomi telah menyimpang dari amanat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Akibatnya, rakyat merasakan ketidakadilan ekonomi dan merasa belum sejahtera.

"Karenanya, pemilu nanti adalah kesempatan rakyat untuk menentukan nasib Indonesia ke depan. Satu orang satu suara. Beberapa detik di hari itu, akan menentukan masa depan kita," kata Prabowo dalam pernyataan pers Media Center Prabowo-Sandi, Rabu malam.

Prabowo mengaku paham kalau rakyat menginginkan perubahan menuju Indonesia adil dan makmur. Karenanya, Ketua Umum Partai Gerindra ini mengajak masyarakat untuk membuat gerakan bola salju, yakni gerakan untuk meyakinkan orang-orang terdekat untuk menggunakan hak pilih sesuai dengan hati nurani dalam pemilu nanti.

"Yang kita perlukan sekarang adalah suatu ikhtiar untuk meyakinkan lingkungan, tetangga, kerabat kita semua untuk pada 17 April berbondong-bondong ke TPS. Pada saat itu harus mencoblos sesuai dengan hati nurani masing-masing. Saya yakin rakyat Banjarnegara sudah paham, kalau nanti ada yang bagi duit, bagi barang, terima, karena itu uang rakyat. Tetapi coblos sesuai hati nurani," kata Prabowo.

"Sekarang tinggal 60 hari. Rakyat harus siap di TPS, mencoblos sampai selesai, tunggu sampai penghitungan, jangan pulang. Kalau perlu bawa tiker, bawa sarung tunggu disitu. Insha Allah pada 17 April malam kita akan lihat kembali kebangkitan bangsa Indonesia," tegas Prabowo.

Tag : Capres Prabowo Subianto
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top