Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dongkrak Elektabilitas Prabowo-Sandi, PKS Dengungkan Gratis Pajak STNK

Dukungan kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak terlalu mendongkrak suara membuat Partai Keadilan Sejahtera memutar otak. Janji politik untuk rakyat kecil didengungkan. 
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 30 Januari 2019  |  14:44 WIB
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman bersama Ketua Fraksi DPR PKS Jazuli Juwaini. - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman bersama Ketua Fraksi DPR PKS Jazuli Juwaini. - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA – Dukungan kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak terlalu mendongkrak suara membuat Partai Keadilan Sejahtera memutar otak. Janji politik untuk rakyat kecil didengungkan. 

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengatakan bahwa partainya terus merumuskan isu-isu nasional, salah satunya dengan menggratiskan pajak STNK untuk kendaraan roda dua. 

“Yang kedua kita ingin merancang undang-undang yagn akan membuat SIM sekali diperoleh, berlaku seumur hidup. Dua isu ini Insya Allah luar biasa mendapat tanggapan kepada masyarakat,” katanya saat berpidato pada acara Konsolidasi Nasional Anggota DPR-DPRD PKS di Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Berdasarkan datanya, saat ini ada sekitar 105 juta masyarakat memiliki sepeda motor. Jika 10% menjatuhkan hati karena program ini, maka 10 juta yang akan memilih PKS.

Dengan begitu, ini bisa mendongkrak elektabilitas partai dan target 12% suara di legislatif nasional bisa terwujud.

“Kita ingin menarik pemilih berkategori wong cilik yang biasanya pemilih PDIP, mudah-mudahan bisa kita tarik,” jelasnya.

Pemilihan umum serentak yang akan memilih presiden-wakil presiden dan anggota legislatif memberikan pengalaman baru bagi semua partai. Efek paling terasa adalah calon presiden dan calon wakil presiden yang bukan kader partai harus bekerja sangat keras.

Sohibul menuturkan bahwa ini dibuktikan dengan partainya yang harus memasarkan peserta pilpres sembari memenangkan partai di legislatif. 

“Sementara bagi partai yang memiliki capres-cawapres mereka bisa sekali jalan. Mempromosikan capres dan cawapres mereka itu sama dengan mempromosikan partai,” ucapnya.

Sohibul mencontohkan Partai Gerindra otomatis bisa bekerja lebih ringan karena Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno adalah kader mereka.

Begitu pula dengan lawan politiknya, Joko Widodo yang bakal mendongkrak PDIP dan Ma'ruf Amin untuk PKB.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

stnk Pilpres 2019
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top