Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Prabowo-Sandi hanya Kalah Tipis 4,1%, Ini Alasan TKN Jokowi-Ma'ruf Ragukan Survei Puskaptis

TKN Jokowi-Ma'ruf meragukan hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) yang menunjukkan bahwa elektabilitas pasangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma'ruf hanya menang tipis dari Prabowo-Sandi, yaitu 45,90% berbanding 41,80%.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 30 Januari 2019  |  12:47 WIB
Pasangan calon Presiden Joko Widodo-Maruf Amin (kanan) dan pasangan capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperlihatkan hasil pengambilan undian nomor urut untuk Pilpres 2019, di kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Jumat (21/9/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Pasangan calon Presiden Joko Widodo-Maruf Amin (kanan) dan pasangan capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperlihatkan hasil pengambilan undian nomor urut untuk Pilpres 2019, di kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Jumat (21/9/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA — TKN Jokowi-Ma'ruf meragukan hasil survei Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) yang menunjukkan bahwa elektabilitas pasangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma'ruf hanya menang tipis dari Prabowo-Sandi, yaitu 45,90% berbanding 41,80%.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menilai rekam jejak Puskaptis kerap keliru dalam melakukan survei dan hitung cepat. Jadi, wajar bila TKN Jokowi-Ma'ruf Karding tidak merasa khawatir dengan hasil survei Puskaptis.

"Pada Pilpres 2014 Puskaptis pernah menyatakan pasangan Prabowo-Hatta menang dari Jokowi-JK, tapi nyatanya KPU menentapkan Jokowi-JK yang menjadi presiden dan wakil presiden," ungkap Karding Rabu (30/1/2019).

"Saat Pilkada Jakarta 2012 Puskaptis menyebut Jokowi-Ahok tidak akan bisa mengalahkan petahana Fauzi Bowo-Nachrawi Ramli, tapi nyatanya yang dilantik di DPRD menjadi gubernur dan wakil gubernur adalah Jokowi-Ahok," tambahnya.

Karding pun percaya diri, TKN Jokowi-Ma'ruf masih meyakini bahwa Jokowi-Ma'ruf akan memenangkan Pilpres dengan telak.

"Ini berdasarkan sejumlah lembaga survei yang kredibel bukan abal-abal," sindir Karding.

Sementara itu, Data Lingkaran Survei Indonesia (LSI) per Desember 2018 menyatakan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf masih unggul 54,2% dibandingkan Prabowo-Sandi yang memperoleh 30,6%.

Kemudian, elektabilitas kedua paslon yang dihimpun Litbang Kompas menyatakan Jokowi-Ma'ruf unggul 52,6%, sementara Prabowo-Sandi 32,7%.

Selain itu, Charta Politika menemukan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dengan perolehan 53,2%, sedangkan Prabowo-Sandi memperoleh suara 34,1%.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilpres 2019
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top