Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dewan Pers Persilakan Polisi Usut Tuntas Kasus Tabloid Indonesia Barokah

Dewan Pers mempersilakan kepolisian untuk mengusut tuntas tindak pidana yang dilakukan Tabloid Indonesia Barokah atas konten yang telah merugikan pihak tertentu.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 29 Januari 2019  |  22:59 WIB
Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim membaca Tabloid Indonesia Barokah yang diamankan dari sebuah masjid di Kantor Bawaslu Kota Tangerang, Tangerang, Banten, Kamis (24/1/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal
Ketua Bawaslu Kota Tangerang Agus Muslim membaca Tabloid Indonesia Barokah yang diamankan dari sebuah masjid di Kantor Bawaslu Kota Tangerang, Tangerang, Banten, Kamis (24/1/2019). - ANTARA/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA--Dewan Pers mempersilakan kepolisian untuk mengusut tuntas tindak pidana yang dilakukan Tabloid Indonesia Barokah atas konten yang telah merugikan pihak tertentu.

 Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Djauhar mengatakan Dewan Pers telah melakukan kajian yang mendalam terhadap Tabloid Indonesia Barokah itu dan memutus bahwa Indonesia Barokah bukanlah sebuah media massa, karena dari sisi administrasi dan konten tidak sesuai dengan ketentuan pers.
 
"Pihak yang merasa dirugikan oleh Indonesia Barokah dipersilahkan menggunakan UU lain di luar UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, karena jika dilihat dari sisi administrasi dan konten, Indonesia Barokah bukan Pers," tuturnya kepada Bisnis, Selasa (29/1).
 
Selain itu, Djauhar juga menilai Indonesia Barokah tidak memenuhi syarat sebagai perusahaan pers seperti yang diatur di dalam UU Nomor 40 Tahun 1999 dan tidak memenuhi kode etik jurnalistik yang telah ditetapkan di Indonesia.
 
"Indonesia Barokah tidak memenuhi syarat sebagai perusahaan pers dan tidak memenuhi peraturan Dewan Pers tentang standar perusahaan pers dan kode etik jurnalistik," katanya.
 
 
 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilpres 2019
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top