Bukan hanya Pria, Begini Cara Mendeteksi Wanita Psikopat

Sebagian besar orang menilai bahwa laki-laki yang lebih cenderung menjadi psikopat. Tokoh-tokoh psikopat baik fiksi maupun dunia nyata sebagian besar adalah laki-laki.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 13 November 2018  |  10:21 WIB
Bukan hanya Pria, Begini Cara Mendeteksi Wanita Psikopat
Ilustrasi psikopat - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Sebagian besar orang menilai bahwa laki-laki yang lebih cenderung menjadi psikopat. Tokoh-tokoh psikopat baik fiksi maupun dunia nyata sebagian besar adalah laki-laki.

Dikutip dari  www.psychologytoday.com, mungkinkah semua psikopat adalah laki-laki? Ternyata tidak juga. Walau jarang ditemukan atau dibicarakan faktanya psikopat perempuan juga eksis.

Problemnya adalah kita sulit mengenali ciri-ciri psikopat perempuan. Hal ini terjadi karena mereka cenderung bertindak dan berperilaku berbeda dengan psikopat laki-laki.

Gangguan kepribadian psikopat merupakan penyakit mental yang termanifestasikan berbeda di antara laki-laki dan perempuan. Jika psikopat laki-laki memiliki stereotipe perilaku seperti kekerasan terhadap binatang, kekerasan fisik, dan ekspresi yang datar, berbeda dengan perempuan. Perilakunya cenderung sulit untuk dideteksi.

Lalu, bagaimana caranya untuk mengenali psikopat perempuan?

Berikut dua poin yang paling membedakan psikopat laki-laki dan perempuan:

1.     Perbedaan dalam perilaku narsistik

Semua psikopat umumnya memiliki perilaku narsistik yang besar. Ia melihat dirinya superior dan lebih tinggi dari orang lain. Narsistik pada psikopat laki-laki umumnya ditunjukkan melalui kecenderungannya memuja dan membanggakan dirinya sendiri di depan orang lain. Dia akan merasa bahagia merendahkan orang lain.

Adapun psikopat perempuan, perilaku narsistiknya tidak kentara seperti itu. Mereka cenderung bersikap manis di depan orang lain, tetapi berpikir bahwa dirinya jauh lebih baik di belakang orang itu.

2.     Perbedaan dalam perilaku agresi

Psikopat laki-laki cenderung menunjukkan sifat agresinya melalui perilaku yang membahayakan. Mereka terlibat dalam kekerasan fisik, melukai binatang, bahkan melakukan perbuatan kriminal. Namun, psikopat perempuan lebih mampu menyembunyikan perilaku jahatnya.

Umumnya mereka menyerang korbannya dengan cara memanipulasi kehidupan orang tersebut, misalnya menyebarkan gosip di kantor, mengintimidasi secara halus, dan mengancam dengan sikap playing victim.

Tidak semua psikopat cenderung membunuh seperti yang sering kita saksikan di film atau drama. Sebagian dari mereka justru orang-orang yang terlihat normal di sekitar kita. Tapi, psikopat selalu berkeinginan untuk menyusahkan kehidupan orang lain dan merusak kehidupan korbannya dengan cara halus yang tidak terlihat. Inilah yang perlu kita waspadai.

Jika kita telah mengidentifikasi seseorang dengan perilaku psikopat lebih baik tidak usah berurusan dengannya. Itulah cara terbaik untuk menyelamatkan diri dari psikopat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
psikologi

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top