Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KTT Asean : Pertemuan Jokowi-Putin Bergantung Situasi

Indonesia dan Rusia sudah merencanakan pertemuan kedua kepala negara dalam KTT Asean di Singapura, namun belum bisa mengonfirmasi apakah pertemuan tersebut dapat terwujud.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 08 November 2018  |  18:24 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin saat bertemu di kediaman kenegaraan Bocharov Ruchei, di Sochi, Rusia - Reuters/Sergei Karpukhin
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin saat bertemu di kediaman kenegaraan Bocharov Ruchei, di Sochi, Rusia - Reuters/Sergei Karpukhin

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) belum bisa mengonfirmasi apakah pertemuan Presiden Joko Widodo dan Presiden Rusia Vladimir Putin di sela-sela KTT Asean 13-15 November mendatang dapat terwujud.

"Sudah ada rencana dengan Rusia, Australia, Chili, dan Jepang. Itu semua rencana. Kita harus konfirmasi lagi saat di sana bagaimana format dan waktunya," kata juru bicara Kemlu, Armanatha Nasir di Jakarta pada Kamis (8/11/2018).

Armanatha menekankan bahwa rangkaian kegiatan di KTT Asean nantinya akan sangat padat. Presiden Joko Widodo diperkirakan akan menghadiri 17 pertemuan dan kegiatan dengan negara anggota Asean dan negara-negara mitra.

"Pertemuan di sela-sela KTT seperti ini bisa kita rencanakan, tapi waktu yang menentukan. Pertemuan nanti akan sangat padat, kita belum bisa pastikan untuk saat ini," jelas Armanatha.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Putin sempat mengutarakan rencana kunjungan ke Indonesia guna membahas hubungan kedua negara. Rencana tersebut harus dibatalkan karena jadwal yang tidak memungkinkan.

Rencana terbaru menyebutkan Putin dan Jokowi akan bertemu pada East Asian Summit 2018 yang merupakan bagian dari KTT ke-33 Asean minggu depan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

vladimir putin ktt asean
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top