Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Banjir Cipatujah Tasikmalaya: 5 Korban Ditemukan Meninggal, Fazar (10) Masih Dicari

Sejumlah sukarelawan dan petugas gabungan dari berbagai institusi melakukan pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan menjadi korban.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 07 November 2018  |  13:39 WIB
Ilustrasi: Banjir Tasikmalaya tahun 2016 - Antara/Adeng Bustomi
Ilustrasi: Banjir Tasikmalaya tahun 2016 - Antara/Adeng Bustomi

Bisnis.com, TASIKMALAYA - Pencarian terhadap korban banjir di pesisir pantai Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, terus dilakukan.

Sejumlah sukarelawan dan petugas gabungan dari berbagai institusi melakukan pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan menjadi korban.

Sukarelawan Badan Penanggulangan Bencana Daearah (BPBD) Kecamatan Cipatujah, Rahmat Saputra mengatakan, korban yang masih dalam pencarian yakni Fazar (10) warga Desa Sindangjaya, Kecamatan Cikalong.

"Korban masih belum ditemukan oleh tim gabungan," katanya, Rabu (7/11/2018).

Ia menuturkan, tim gabungan telah melakukan pencarian para korban banjir tersebut, lalu pencarian dihentikan pada Selasa (6/11) petang, tim melanjutkan pencarian Rabu pagi dengan menyusuri kawasan Kecamatan Cipatujah, Culamega dan Cikalong.

Tim gabungan, kata dia, sebelumnya sudah menemukan lima korban banjir dalam keadaan meninggal dunia. Jasad mereka dibawa ke Puskesmas Cipatujah untuk diidentifikasi sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.

"Korban berhasil ditemukan setelah tim gabungan menyisir bantaran Sungai Cipatujah, korban ditemukan di Nagrok," katanya.

Ia menyampaikan, korban banjir yang berhasil ditemukan yakni seorang perempuan Aning (52) warga Culamega, korban lainnya Elsa (8), Mardin (52), Sapin (40) warga Desa Cikuya, dan Odin (43) warga Desa Kujang.

"Semua jenazah korban yang ditemukan dibawa ke Puskesmas Cipatujah," katanya.

Hujan deras mengguyur wilayah selatan Tasikmalaya, Senin (4/11) hingga Selasa (6/11) menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi pemukiman penduduk di kawasan pesisir pantai.

Selain menggenangi rumah, luapan air sungai juga telah menyebakan satu jembatan yang menghubungkan Kabupaten Tasikmalaya dengan Garut ambruk, akibatnya aktivitas warga terganggu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

banjir tasikmalaya

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top