Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kepala Daerah Tak Menghadap Bawaslu Riau di Hari Kedua Pemanggilan

Belum satupun kepala daerah hadir di kantor Bawaslu Riau memasuki hari kedua pemanggilan terkait dengan pernyataan dukungan terhadap capres cawapres Jokowi-Maruf.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 18 Oktober 2018  |  15:29 WIB
Kepala Daerah Tak Menghadap Bawaslu Riau di Hari Kedua Pemanggilan
Badan Pengawas Pemilihan Umum. - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, PEKANBARU — Belum satupun kepala daerah hadir di kantor Bawaslu Riau memasuki hari kedua pemanggilan terkait dengan pernyataan dukungan terhadap capres cawapres Jokowi-Maruf.

Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan mengatakan seharusnya sesuai jadwal undangan, siang ini dua kepala daerah sudah berada di kantor Bawaslu.

"Pukul 09.00 WIB tadi jadwal pemanggilan Bupati Bengkalis [Amril Mukminin] tapi belum terlihat," katanya Kamis (18/10/2018).

Sementara itu Wali Kota Dumai, Zulkifli AS yang harusnya hadir pukul 10.00 WIB, melapor tidak bisa hadir berdasarkan surat yang diterima dari Kabag Umum Sekda Dumai.

Lalu Bupati Kuantan Singingi Mursini juga diperkirakan tidak akan memenuhi undangan Bawaslu Riau.

"Saya juga mendapatkan informasi dari Kabag Hukumnya bahwa beliau kemungkinan tidak hadir, tapi kami tetap akan menunggu di kantor," katanya. 

Sebelumnya Bupati Rohil Suyatno sudah meminta jadwal pemanggilannya dilakukan reschedule, dikarenakan ada agenda lain.

Lalu Bupati Indragiri Hilir HM Wardan serta Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir yang dijadwalkan diundang pada pukul 14.00 WIB dan 17.00 WIB belum dilaporkan hadir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi riau bawaslu
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top