Gempa Palu-Dongggala: Basarnas Terkendala Penerangan dan Akses Jalan

Badan Sar Nasional mengungkapkan bahwa proses evakuasi korban gempa Sulawesi Tengah masih terkendala beberapa hal.
Muhammad Ridwan | 04 Oktober 2018 20:17 WIB
Warga mengamati area yang terdampak gempa di wilayah Balaroa, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10/2018). - Reuters/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Sar Nasional mengungkapkan bahwa proses evakuasi korban gempa Sulawesi Tengah masih terkendala beberapa hal.

Minimnya pasokan listrik menyulitkan petugas dalam melakukan proses evakuasi, untuk sementara waktu, Basarnas menggunakan generator sebagai sumber listrik.

“Minimnya penerangan menjadi sulit untuk mencari korban. Memang sudah ada listrik yang masuk, tetapi masih belum optimal. Kami masih menggunakan genset di beberapa lokasi," ungkap Abdul Haris di Graha BNPB, Kamis (4/10/2018).

Selain itu, dalam proses evakuasi, pencarian, penyelamatan korban juga masih mengalami kendala lain.

Akses Jalan yang rusak menyulitkan proses pengiriman alat berat yang sangat diperlukan untuk evakuasi.

“Kesulitan untuk memasukkan alat berat ke lokasi kejadian karena akses jalan terputus." ucapnya.

Lokasi yang menjadi titik fokus penyelamatan korban di Roa-roa, Sigi, Balaroa, Petobo, Mamboro,  Pantai Talise, Grand Mercure, Mandala Finance, dan Tafiz Jalan Kartini.

Tag : Gempa Palu
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top