Gerindra Pertimbangkan Keberadaan Ratna Sarumpaet di Timses Prabowo-Sandi

Partai Gerindra akan mempertimbangkan keberadaan Ratna Sarumpaet di tim sukses pasangan calon presiden dan wakilnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Lingga Sukatma Wiangga | 03 Oktober 2018 17:09 WIB
Ratna Sarumpaet - Antara

Bisnis.com, JAKARTA—Partai Gerindra akan mempertimbangkan keberadaan Ratna Sarumpaet di tim sukses pasangan calon presiden dan wakilnya Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Hal itu dilakukan setelah Ratna mengakui bahwa kabar soal penganiayaan yang dilakukan terhadap dirinya di Bandung adalah kebohongan yang dia karang.

“Kan yang bersangkutan nanti akan kita pertimbangankan terus dalam tim atau tidak. Itu saja,” kata Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria usai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden RI, Rabu (3/10/2018).

Sebelumnya, kubu pasangan calon presiden petahana Joko Widodo merasa dituduh terkait penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet.

Hasto Kristiyanto, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, mengatakan pihaknya akan melakukan kajian tentang peristiwa yang dinilai menyudutkan pihaknya.

Hasto mengatakan pihaknya akan melakukan tindakan hukum. Langkah ini diambil sekaligus untuk memberikan pendidikan politik untuk rakyat agar berdemokrasi dengan keadaban.

Terkait langkah hukum yang akan ditempuh kubu Jokowi, Riza menyatakan pihaknya tak masalah karena keadilan memang harus ditegakkan.

Konsekuensi hukum pun menurutnya layak diterima Ratna Sarumpaet atas kebohongan yang disebarkannya.

“Ya silakan saja [tempuh jalur hukum]. Siapa pun di muka hukum ini punya hak untuk dapat keadilan termasuk siapa pun yang melakukan kesalahan atau melanggar hukum tentu punya konsekuensi hukum yang harus diterima. Yang penting hukum ditegakkan secara adil, secara baik, tidak membeda-bedakan satu sama lain, semua warga negara punya kedudukan yang sama di mata hukum,” ujarnya.

Tag : polri, Pilpres 2019, hoax, Ratna Sarumpaet
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top