Pengawasan Medsos Jadi Tantangan Berat Bawaslu

Pengawasan terhadap media sosial dinilai akan menjadi tantangan berat bagi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) selama masa kampanye.
Lingga Sukatma Wiangga | 27 September 2018 17:36 WIB
Gedung Badan Pengawas Pemilihan Umum RI di Jakarta. -Bisnis.com - Samdysara Saragih

Kabar24.com, JAKARTA — Pengawasan terhadap media sosial dinilai akan menjadi tantangan berat bagi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) selama masa kampanye.

Peneliti dari Konstitusi  dan Demokrasi (Kode) Inisiatif Veri Juniadi mengatakan sulit untuk memantau status kampanye dalam media sosial. 

“Soal medsos ini, yang paling krusial kan hoaks, black campaign, SARA. Memang proses penegakan hukumnya Bawaslu tidak bisa sendiri, harus bekerja sama dengan penegak hukum. Agak sulit sih untuk mengatur medsos,” ujarnya, Kamis (27/9/2018).

Untuk itu, Bawaslu bisa saja kerja sama dengan penyedia layanan aplikasi media sosial. Hal ini tentunya untuk menertibkan akun tak resmi yang berafiliasi pada peserta pemilu tertentu dengan konten yang melanggar hukum.

“Sebenarnya sudah ada aturan terkait dengan itu. Dan itu suatu kemajuan. Jadi sepanjang dia bentuknya adalah iklan, sponsor di medsos, maka itu harus dilakukan pada masa iklan kampanye, yang 21 hari itu,” tuturnya. 

Tag : kampanye pemilu, Pilpres 2019
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top