Avian-Dompet Dhuafa Bangun Huntara di Lombok

Produsen cat berbasis di Jawa Timur Avian Brands menggandeng Yayasan Dompet Dhuafa untuk membangun fasilitas hunian sementara (Huntara) yang dibutuhkan pasca gempa Lombok.
Dara Aziliya | 21 September 2018 01:10 WIB
Seorang warga berada dekat puing-puing rumahnya yang roboh pascagempa di Dusun Labuan Pandan Tengak, Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB, Senin (20/8). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Produsen cat yang berbasis di Jawa Timur Avian Brands menggandeng Yayasan Dompet Dhuafa untuk membangun fasilitas hunian sementara (Huntara) yang dibutuhkan pasca gempa Lombok.

Selain membangun hunian sementara, Avian dan Dompet Dhuafa juga turut membangun sekolah darurat, masjid darurat, dan ruang sanitasi mandi, cuci, dan kakus (MCK) di wilayah yang terkena dampak gempa Lombok.

Deputy Marketing Director Avian Brands Feonaldi Indrawan menyampaikan bencana gempa bumi Lombok 5 Agustus 2018 silam telah menghancurkan ribuan rumah, ratusan sekolam dan puluhan masjid dan mushala di wilayah Nusa Tenggara Barat. Untuk itu, persroan dan Dompet Dhuafa membangun sejumlah fasilitas di Lombok.

“Kami membantu pembangunan Lombok dengan memberikan perhatian kepada fasilitas bangunan-bangunan vital dan utama seperti hunian para korban gempa, ruang belajar, ruang ibadah, dan ruang sanitasi yang memadai,” ungkap Feonaldi melalui keterangan resmi, Jumat (21/9/2018).

Berdasarkan catatan Avian-Dompet Dhuafa, Lebih dari 437 ribu warga korban gempa memilih mengungsi ke tenda pengungsian, namun fasilitas aliran listrik dan sanitasi yang dimiliki sangat terbatas, melihat hal tersebut dibutuhkan konstruksi bangunan pengungsian yang lebih kokoh dan memadai yaitu dengan membangun hunian sementara.

Avian Brands bersama Yayasan Dompet Dhuafa akan mendirikan 300 HUNTARA di berbagai titik wilayah terdampak , yaitu 100 unit di Desa Kekait - Lombok Barat, 100 unit Desa Gol - Lombok Utara, 10 unit di Desa Karang Kendal - Lombok Utara, 90 unit Desa Sambelian – Lombok Timur.

Selain akan membangun 300 bangunan Huntara, ruang ibadah dan ruang sanitasi MCK yang memadai, perseroan sebelumnya membangun dua sekolah darurat di wilayah Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara dan Desa Kekait, Gunung Sari, Lombok Barat.

Dua Sekolah darurat yang telah dibangun saat ini telah beraktivitas untuk 400 siswa/i dari jenjang Taman Kanak-Kanak hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dan selanjutnya direncanakan akan ada 15 sekolah darurat lainnya untuk wilayah Dusun Orong Kopan, Desa Menggala, Dusun Kekait, Dusun Karang Subagan Daya, Dusun Pengembuk, Kecamatan Gangga, Dusun Karang Kendal, Dusun Nipah Desa Malaka, Dusun Senjajak, Melaka, Dusun Pawang Karya, Dusun Dengan Timur.

“Kami harap pelaksanaan pembangunan berjalan lancar dan segera dapat digunakan seluruhnya untuk korban gempa,” ungkap Koordinator Social Partnership Dompet Dhuafa, Muhammad Riandy.

Tag : gempa lombok
Editor : Ana Noviani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top