Jokowi-Prabowo Pelukan, JK: Itu Spontan, Bukan Pencitraan

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengaku ikut gembira ketika menyaksikan kedua bakal calon presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpelukan saat merayakan kemenangan Hanifan Yudani Kusumah dalam laga final Pencak Silat nomor 55-60 kilogram di Asian Games 2018.
Feni Freycinetia Fitriani | 30 Agustus 2018 16:35 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah)./JIBI/BISNIS - Feni Freycinetia Fitriani

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengaku ikut gembira ketika menyaksikan kedua bakal calon presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpelukan saat merayakan kemenangan Hanifan Yudani Kusumah dalam laga final Pencak Silat nomor 55-60 kilogram di Asian Games 2018.

"Ini merupakan momen bahwa olahraga ini, Asian Games, kita bersyukur mempersatukan bangsa," katanya di Gedung BMKG, Kamis (30/8/2018).

JK yang saat itu berada di sebelah Jokowi menuturkan kejadian tersebut berlangsung spontan atau tak direncanakan.

Menurutnya, masyarakat di akar rumput seharusnya bisa mencontoh keakraban yang diperlihatkan oleh kedua pemimpin tersebut.

"Itu spontan, bukan pencitraan. Kita juga dapat citra kan. Asian Games berhasil, silatnya berhasil. Ya dua-duanya dapat," jelasnya.

JK mengapresiasi bahwa selama penyelenggaran Asian Games cukup sukses. Meski demikian, dia tak menampik ada kekurangan yakni permasalahan tiket pertandingan dan gerakan #2019GantiPresiden.

Justru, kekurangan tiket menujukkan betapa besarnya antusiasme masyarakat untuk datang ke Gelora Bung Karno.

"Satu-satunya kekurangan kita masalah tiket, tapi itu kan positif. Bukannya kita tidak siap, kursi hanya segitunya. Stadion  dan gedung olahraga memang segitu saja [kapasitasnya]," ungkap JK.

 

Tag : asian games 2018, Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top