Aktivis Korban Penculikan Orde Baru Terpilih Jadi Ketua Umum Relawan Jokowi

Hendrik Sirait, korban penculikan aktivis pada masa Orde Baru terpilih secara aklamasi jadi Ketua Umum organisasi relawan Jokowi Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (Almisbat).
Sholahuddin Al Ayyubi | 30 Agustus 2018 13:29 WIB
Hendrik Sirait jadi ketua umum organisasi relawan Jokowi Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (Almisbat)./JIBI/BISNIS - Sholahuddin Al Ayubi
Bisnis.com, JAKARTA - Hendrik Sirait, korban penculikan aktivis pada masa Orde Baru, terpilih secara aklamasi jadi ketua umum organisasi relawan Jokowi Aliansi Masyarakat Sipil Untuk Indonesia Hebat (Almisbat).
 
Dalam pidatonya, Hendrik mengaku sudah siap untuk menjalankan amanah organisasi dan berkomitmen memenangkan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.
Hendrik mengatakan alasan dirinya akan bekerja keras memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019, karena pada Jokowi dapat membuktikan bisa membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.
 
"Pak Jokowi memperlihatkan sosok figur masyarakat kecil, betapa sesungguhnya masyarakat kecil ini bisa maju dan sukses, apalagi selama Pak Jokowi memimpin dirinya sudah membuktikan fokus, dan serius bekerja keras membangun Indonesia, tidak ada yang tidak mungkin," tuturnya, Kamis (30/8/2018).
 
Mantan Ketua PBHI Jakarta itu juga mengemukakan pihaknya tidak hanya akan mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin, tetapi juga berencana memposisikan Almisbat sebagai mitra kritis bagi pemerintah, sekaligus untuk mengawal pemerintahan Jokowi ke depan.
 
"Kami tetap menjadi mitra kritis pemerintah dan siap mengawal program-program kerakyatan demi terciptanya kemakmuran rakyat," katanya.
 
Turut hadir pada Temu Raya Nasional Almisbat ini, Deputi IV Kantor Staf Presiden Eko Sulistyo, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dakhiri, Samuel Abri Jani, pengamat politik Charta Politika Yunarto Wijaya,  pengamat politik Ray Rangkuti, para pimpinan organisasi relawan Jokowi dan para peserta Almisbat dari 55 kabupaten/kota.
 
 
 
Tag : jokowi, Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top