Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ruhut Sebut AHY sebagai Dayang-dayang

Mantan politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul beranggapan jika Partai Demokrat saat ini tidak sepenuh hati mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 29 Agustus 2018  |  15:48 WIB
Pasangan bakal calon presiden Prabowo Subianto (tengah), dan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno (kanan), berfoto bersama Ketua Komando Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, saat tiba di kantor Komisi Pemilihan Umum Jakarta, Jumat (10/8/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Pasangan bakal calon presiden Prabowo Subianto (tengah), dan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno (kanan), berfoto bersama Ketua Komando Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, saat tiba di kantor Komisi Pemilihan Umum Jakarta, Jumat (10/8/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan politisi Partai Demokrat Ruhut Sitompul beranggapan jika Partai Demokrat saat ini tidak sepenuh hati mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Dia juga mempertanyakan sikap Partai Demokrat yang mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden tersebut.

Selain itu, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini juga mempertanyakan apakah sikap Agus Harimurti Yudhoyono all out memenangkan Prabowo-Sandi.

"Lebih dari setengah hati, karena aku lihat wajar mereka begitu, memangnya Agus mau ikut (memenangkan Prabowo - Sandi) total seperti yang mereka bilang untuk kemudian jadi dayang-dayang Sandi. Sekarang saja mereka (Partai Demokrat) ngotot untuk jadi presiden, apalagi 2024 kalau sandi menang. kan dia hanya sebagai dayang-dayang," tutur Ruhut di Rumah Cemara 19, Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Ruhut menyebut Partai Demokrat tidak ingin jika Prabowo-Sandi menang di pemilihan presiden 2019. Pasalnya, jika Jokowi-Ma’ruf menang, dalam pilpres 2024 akan terjadi zona bebas untuk pertarungan tokoh muda.

Ruhut menambahkan, dukungan yang diberikan Partai Demokrat saat ini hanyalah sebagai syarat agar bisa tetap berkontestasi dalam pemilihan umum 2024 kelak.

"Nah, itu yang aku bilang, waspada-waspada kepada kawan-kawan Prabowo-Sandi, ini (Ruhut Sitompul) kader Demokrat, bahkan sekarang masih kader belum, dipecat bos," pungkas Ruhut.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilpres 2019
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top