Charta Politika: Kinerja DPR Membaik Berdasarkan Hasil Survei 800 Responden

Survei yang dilakukan oleh Charta Politika menunjukkan terjadinya perbaikan kinerja DPR di bawah kepemimpinan Bambang Soesatyo (Bamsoet).
John Andhi Oktaveri | 28 Agustus 2018 21:25 WIB
Anggota DPR mengikuti Rapat Paripurna ke-30 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/7/2018). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA — Survei yang dilakukan oleh Charta Politika menunjukkan terjadinya perbaikan kinerja DPR di bawah kepemimpinan Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Hasilnya, sebanyak 20,5% responden mengakui perbaikan kinerja parlemen.

"Di masa jabatan yang kurang dari setahun, Bamsoet sudah bisa meraih kepercayaan rakyat," kata Manajer Riset Charta Politika, Muslimin Tanja dalam rilis survey, Selasa (28/8).

Menurut Muslimin, didapatnya angka tersebut dikarenakan DPR di tangan Bamsoet menjadi lebih terbuka. 

Rakyat, kata Muslimin, bisa memberi penilaian lebih objektif ketimbang kepemimpinan sebelumnya, yakni Setya Novanto (Setnov) yang hanya menorehkan angka 4,3%.

"Masyarakat kini bisa lebih mudah meninjau pekerjaan DPR, lewat kemajuan teknologi adanya akun twitter @WIKIDPR, menjadi alat pemantau rakyat atas kinerja wakilnya," jelas Muslim.

Terkait dengan pertanyaan lembaga mana yang fungsinya paling dirasakan, Muslimin menyebut bahwa DPR berada di ranking pertama mengunggului MPR dan DPD.

Dilantik pada Januari kemarin, menurutnya, Bamsoet bisa dibilang cukup sering disorot media sehingga publik pun cukup familiar dengan nama tersebut. 

"Ini bisa dibuktikan dari 26.5% responden yang menjawab dengan benar ketika ditanya siapa nama ketua DPR sekarang," ungkap Muslimin.

Selain itu, Bamsoet juga dinilai melakukan terobosan memantau kinerja DPR lewat aplikasi DPRNow!. Lewat aplikasi tersebut sekarang rakyat bisa mengkritik serta menyampaikan pendapatnya kepada wakil rakyat lewat gawai.

Survey menggunakan responden sebanyak 800 orang yang tersebar secara proporsional berdasarkan populasi pengguna telepon di 8 kota besar.

Pemilihan responden dilakukan dengan melakukan pengacakan sistematis. Toleransi kesalahan phone survei (margin of error) 3.46% pada tingkat kepercayaan 95%.

Tag : dpr
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top