Andi Arief Mangkir Lagi, Telepon dan WA Bawaslu Dicuekin

Sampai siang ini Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief belum mengonfirmasi apakah akan hadir atau tidak ke Badan Pengawas Pemilu sebagai saksi.
Jaffry Prabu Prakoso | 27 Agustus 2018 13:38 WIB
Andi Arief - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Sampai siang ini Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief belum mengonfirmasi apakah akan hadir atau tidak ke Badan Pengawas Pemilu sebagai saksi.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Ratna Dewi Pettalolo mengatakan bahwa Andi tidak bisa dihubungi dan masih terus ditunggu.

“Ditelepon tidak diangkat. Di-WA (Whatsapp) tidak dibalas,” katanya Senin (27/8/2018).

Andi adalah saksi yang dibutuhkan Bawaslu dalam kasus dugaan mahar politik Rp1 triliun yang dilakukan bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno.

Hal ini karena curhatan Andi melalui akun Twitter pribadinya. Dia kecewa dengan Prabowo Subianto karena lebih memilih uang dibandingkan koalisi yang sudah dibangun.

Andi menyebut Sandiaga menyetor masing-masing Rp500 miliar ke Partai Amanat Nasional dan Partai Keadilan Sejahtera untuk mendukungnya sebagai cawapres Prabowo.

Di sisi lain ini adalah panggilan keempat untuk Andi dan semuanya tidak dia hadiri.

Bisnis mencoba menghubungi yang bersangkutan mencoba konfirmasi. Akan tetapi telepon tidak diangkat dan pesan instan juga tak dibalas.

Tag : Pilpres 2019
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top