Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Andi Arief Jadi Saksi Kunci Dugaan Mahar Politik Sandiaga

Kesaksian Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief soal dugaan mahar politik Rp1 triliun menjadi pintu masuk Badan Pengawas Pemilu untuk melangkah ke tingkat selanjutnya. 
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 23 Agustus 2018  |  22:00 WIB
Andi Arief - Istimewa
Andi Arief - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Kesaksian Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief soal dugaan mahar politik Rp1 triliun menjadi pintu masuk Badan Pengawas Pemilu untuk melangkah ke tingkat selanjutnya. 

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Fritz Edward Siregar mengatakan bahwa Andi akan ditanyakan bukti-bukti yang mendukung soal pernyataannya.

“Mudah-mudahan bisa mengarah. Jadi semua itu siapa saja yang akan dipanggil tergantung daripada isi dari kesaksian beliau besok,” katanya di Gedung Bawaslu, Kamis (23/8/2018).

Andi yang bertindak sebagai saksi akan ditanya apakah menyaksikan sendiri soal pemberian mahar tersebut.

Sebelumnya, Andi curhat melalui akun Twitter pribadinya. Dia kecewa dengan Prabowo karena lebih memilih uang dibandingkan koalisi yang sudah dibangun.

Andi menyebut Sandiaga menyetor masing-masing Rp500 miliar ke Partai Amanat Nasional dan Partai Keadilan Sejahtera untuk mendukungnya sebagai cawapres Prabowo.

Sementara itu, Andi sudah bersedia hadir memenuhi panggilan besok pagi berdasarkan komunikasi melalui pesan instan dengan Bawaslu.

“Meskipun sekarang beliau ada di Lampung, katanya kemungkinan besok bisa hadir. Mudah-mudahan beliau bisa hadir sesuai dengan apa yang beliau janjikan,” ungkap Fritz. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sandiaga uno
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top