Lampung Barat Bakal Gelar Festival Gamolan Pekhing

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mengancang bakal menggelar Festival Gamolan Pekhing pada 2019. Gamolan Pekhing merupakan salah satu ikon kesenian Lampung Barat.
M. Syahran W. Lubis | 18 Agustus 2018 01:48 WIB
Rajo Gamolan Mamak Lil (kiri) bersama peneliti asal Australia Margareth J. Karthomi berdiskusi tentang gamolan pekhing. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat mengancang bakal menggelar Festival Gamolan Pekhing pada 2019. Gamolan Pekhing merupakan salah satu ikon kesenian Lampung Barat, Provinsi Lampung.

Rajo Gamolan alias Rajo Cetik Syafril M. Yamin menuturkan festival itu adalah salah satu bentuk komitmen terhadap gamolan pekhing yang merupakan warisan eks-Kerajaan Sekala Brak.

”Ini salah satu hasil evaluasi dari Festival Sekala Brak yang baru digelar belum lama ini. Saat itu kesenian gamolan pekhing belum terakomodasi, padahal merupakan salah satu ikon Lampung Barat (Lambar),” ujar Mamak Lil, panggilan karib Syafril Yamin.

Oleh sebab itu, Mamak Lil sangat mengapresiasi Pemkab Lampung Barat yang berencana menggelar kegiatan tersebut.

Mamak Lil, yang karena kiprahnya menumbuhkembangkan dan melestarikan gamolan pekhing pernah mendapat penghargaan dari Bupati Lampung Barat pada 2017 dan dari Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan ke-23 Edward Syah Pernong pada 2010, berobsesi Pemkab Lambar membangun Tugu Gamolan Pekhing di Batu Brak yang bisa menjadi dugaan asal muasal gamolan pekhing yang kini dikenal tak hanya secara nasional, tetapi hingga Australia.

“Mudah-mudahan rencana gelaran Festival Gamolan Pekhing 2019 berjalan lancar dan Tugu Gamolan Pekhing juga bisa diwujudkan,” ucap Mamak Lil, yang juga Ketua Komite Tradisi Dewan Kesenian Lampung, melalui siaran pers.

Mamak Lil menjelaskan pula bahwa dia sedang mempersiapkan pendaftaran gamolan pekhing ke Kemenkumham agar terdaftar memiliki Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) agar warisan nenek moyang dari Sekala Brak itu tidak diklaim oleh daerah lain.

 

 

Tag : kesenian
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top