24 Tewas dan 7 Hilang Akibat Banjir di Vietnam

Badan Penanggulangan Bencana Vietnam menyatakan Provinsi Yen Bai, yang dikelilingi pegunungan, menjadi daerah dengan jumlah korban terbanyak.
Annisa Margrit | 24 Juli 2018 13:51 WIB
Sejumlah nisan dari makam yang terendam terlihat di sebuah desa yang dilanda banjir akibat badai tropis Son Tinh di Provinsi Ninh Binh, Vietnam, Minggu (22/7). - Reuters/Kham

Bisnis.com, JAKARTA -- Jumlah korban tewas banjir dan longsor Vietnam bertambah menjadi 27 orang dan 7 orang lainnya hilang.

Badan Penanggulangan Bencana Vietnam menyatakan Provinsi Yen Bai, yang dikelilingi pegunungan, menjadi daerah dengan jumlah korban terbanyak. Reuters melansir Selasa (24/7/2018), 13 orang meninggal, 18 cedera, dan 4 hilang di provinsi tersebut.

Bencana banjir dan longsor ini disebabkan oleh badai tropis Son Tinh, yang sampai di Vietnam pada pekan lalu.

Meski kekuatan badai tropis itu sudah berkurang ketika sampai di Vietnam, tapi hujan deras yang diakibatkannya memicu banjir besar dan longsor di utara negara itu.

Tercatat lebih dari 12.000 rumah serta lebih dari 90.000 hektare (ha) lahan pertanian yang sebagian besar sawah rusak dan terendam. Banjir juga memutus akses jalan ke sejumlah daerah di Vietnam Utara.

Pemerintah memperingatkan warga untuk tetap waspada karena kemungkinan masih akan terjadi banjir serta longsor dalam beberapa hari ke depan.

BMKG Vietnam menyatakan hujan deras diprediksi berlangsung di wilayah utara hingga awal Agustus 2018.

Bencana ini merupakan yang kedua kalinya dalam dua bulan terakhir. Bulan lalu, hujan deras menyebabkan banjir dan longsor sehingga menewaskan 24 orang di Provinsi Lai Chau dan Provinsi Ha Giang.

Sumber : Reuters

Tag : vietnam, bencana alam
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top