Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lupakan Dulu Jack Ma, Inilah Orang Terkaya Asia yang Baru

Siapakah Ambani? Dilansir dari Bloomberg, Minggu (15/7/2018), dia merupakan chairman Reliance Industries Ltd., sebuah konglomerasi yang bisnisnya tersebar di sektor pengolahan minyak hingga telekomunikasi dan e-commerce.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 15 Juli 2018  |  13:50 WIB
Lupakan Dulu Jack Ma, Inilah Orang Terkaya Asia yang Baru
Chairman dan Managing Director Reliance Industries Mukesh Ambani dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Mumbai, India, Kamis (5/7). - Reuters/Francis Mascarenhas
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Jack Ma bukan lagi orang terkaya di Asia setelah posisinya digeser oleh Mukesh Ambani.

Siapakah Ambani? Dilansir dari Bloomberg, Minggu (15/7/2018), dia merupakan chairman Reliance Industries Ltd., sebuah konglomerasi yang bisnisnya tersebar di sektor pengolahan minyak hingga telekomunikasi dan e-commerce.

Dia mengantongi kekayaan yang diperkirakan bernilai US$44,3 miliar atau sekitar Rp636,59 triliun per Jumat (13/7), pada saat saham Reliance naik 1,6% menjadi 1.099,8 rupee.

Sementara itu, kekayaan Ma tercatat sebesar US$44 miliar dalam penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Kekayaan Ambani naik US$4 miliar tahun ini setelah Reliance meningkatkan kapasitas pabrik petrokimianya dan adanya dukungan besar dari investor terhadap perusahaan telekomunikasinya, Reliance Jio Infocomm Ltd.

Jio akan memperkenalkan layanan broadband berbasis fiber di 1.100 kota di seluruh India pada Agustus 2018. Proyek ini disebut-sebut sebagai layanan broadband berbasis fiber terbesar di seluruh dunia.

Awal bulan ini, taipan itu juga mengungkapkan rencananya untuk berekspansi di e-commerce dengan mengandalkan 215 juta pelanggannya. Amazon.com Inc. dan Walmart Inc. bakal menjadi contoh konsep bagi ekspansi tersebut.

Ambani memang sudah mengklaim platform e-commerce miliknya adalah perusahaan ritel terbesar dan paling menguntungkan di India.

Pertumbuhan Reliance berbanding terbalik dengan Alibaba Group Holding Ltd. milik Ma, yang sudah kehilangan US$1,4 miliar tahun ini.

"Kita harus memperluas ekspektasi dengan Reliance. Mereka sedang menuju suatu perubahan yang besar," ujar Nitin Tiwari, analis di Antique Stock Broking.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Reliance yang digelar bulan ini, Ambani menyatakan perusahaannya sedang menyasar peluang pertumbuhan terbesar dalam menciptakan platform hybrid, online-to-offline (O2O) baru.

Dia menargetkan skala Reliance dapat tumbuh dua kali lipat pada 2025.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orang terkaya jack ma

Sumber : Bloomberg

Editor : Annisa Margrit
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top