PAN: Prabowo Lebih Pas Jadi Kingmaker

Partai Amanat Nasional menilai duet Anies Baswedan-Gatot Nurmanto berpeluang maju dalam Pilpres 2019.
John Andhi Oktaveri | 13 Juli 2018 09:59 WIB
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) memberikan salam kepada Ketua MPR yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan sebelum melakukan pertemuan tertutup di Jakarta, Senin (25/6/2018). - ANTARA/Wahyu Putro A

Bisnis.com, JAKARTA -- Partai Amanat Nasional menilai duet Anies Baswedan-Gatot Nurmanto berpeluang maju dalam Pilpres 2019. 

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menyarankan agar Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bisa legowo untuk tidak maju di Pilpres 2019.
Jika Prabowo tidak maju pada Pilpres 2019,  maka duet Anies Baswedan-Gatot Nurmantyo berpeluang maju di kontestasi politik tersebut.

"Daripada pusing-pusing, sudahlah saya serahkan Anies atau Gatot saja," katanya, Jumat (13/7/2018).

Dengan demikian, Yandri mengusulkan agar Prabowo menjadi kingmaker atau orang yang didengar pendapatnya untuk pengambilan sebuah keputusan politik.

Dari sudut pandang PAN, lanjutnya, jika Anies atau Gatot yang maju maka akan lebih mudah untuk berkomunikasi dengan partai-partai lain di luar Partai Gerindra.

Sementara itu, Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria merasa yakin Anies akan bersedia menjadi calon wakil presiden (cawapres) Prabowo. Menurutnya, Anies adalah tipe orang yang bijak dan visioner untuk membawa arah perubahan bangsa yang lebih baik.

"Saya yakin kalau ada panggilan untuk kepentingan bangsa dan negara, yang bersangkutan tentu akan ikut bersama-sama membangun demokrasi dan bangsa ke depan dan sangat mungkin ikut di Pilpres 2019," ujarnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR tersebut optimistis potensi menang duet Prabowo-Anies sangat signifikan karena keduanya adalah paket pasangan yang mumpuni.

Tag : Pilpres 2019
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top