PJ GUBERNUR SUMUT: Emban Jabatan Dalam Waktu Singkat, Ini Pesan Mendagri

Hari ini, Jumat (22/6/2018) Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Eko Subowo resmi dilantik sebagai Penjabat Gubernur Sumatra Utara menggantikan Tengku Erry Nuradi yang kini telah habis masa jabatannya.
Juli Etha Ramaida Manalu | 22 Juni 2018 12:28 WIB
Pj Gubernur Sumatra Utara Eko Subowo bersama isteri mendapat ucapan selamat usai pelantikan, Jumat (22/6/2018). - .Bisnis/Juli Etha Ramaida Manalu

Bisnis.com, MEDAN- Hari ini, Jumat (22/6/2018) Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Eko Subowo resmi dilantik sebagai Penjabat Gubernur Sumatra Utara menggantikan Tengku Erry Nuradi yang kini telah habis masa jabatannya.

Pelantikan dilakukan di Kantor Gubernur Sumatra Utara oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Dalam kata sambutannya Tjahjo menekankan agar selama masa jabatannya yang akan berlangsung hingga pelantikan Gibernur Sumut berikutnya, Eko bisa terus menjalin komunikasi dan konektivitas dengan unsur pemerintahan lainnya di Sumatra Utara seperti DPRD, OPD, seluruh Forkopinda, Kejati, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

"Lakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama dan yang paling penting, dalam menjalankan program pemerintahan ini, Pemerintah daerah bersama dengan DPRD bisa membangun komunikasi yang baik bagaimana menyusun perencanan anggaram pembangunan, bagaimana mempersiapkan dan menggerakan masyarakat,  memastikan program strategis Pemerintah Pusat bisa berjalan dengan baik di wilayah provinsi Sumatra Utara," pesannya, Jumat (22/6/2018).

Selain dengan jajaran pemerintahan di Sumatra Utara, Eko juga diminta bisa menjalin komunikasi dengan provinsi lainnyaserta negara tetangga yang berbatasan dengan wilayah Sumatra Utara.

Lebih lanjut, Tjahjo juga meminta Eko untuk tidak mengurusi pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan menyerahkan sepenuhnya proses ini kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Kendati demikian, dia juga mendorong agar Eko bisa memberikan bantuan kepada kedua pihak tersebut jika.memang membutuhkan bantuan baik dari segi dana dan lain-lain.

"Kami ingin mengingatkan kepada saudara Penjabat Gubernur Sumatra Utara, walaupun jabatannya singkat kira-kira sampai dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih, hari pencoblosannya 27 [Juni 2018], tinggal 5 hari, Pak Eko tidak usah mengurusi Pilkada, serahkan pada KPU dan Bawaslu.  Bantu KPU dan Bawaslu kalau ada kekurangan, kekurangan dukungan dana  apapanun supaya pilkada ini sukses," katanya.

Tjahjo juga meminta agar Eko bisa mendukung dan.mengikuti arahan Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw dalam upaya pengamanan Pemili sehingha masyarakat Sumut bisa menyalurkan hak pilihnya secara demokratis dan tenang.

Tak Lupa, Tjahjo menyampaikan apresiasi kepada Tengkyu Erry Nuradi dan Nurhajizah Marpaung yang dinilai telah melaksanakan tugasnya dengan sangat baik.

Tag : gubernur
Editor : Linda Teti Silitonga

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top