Mudik Gratis Masih Jadi Favorit di Jateng

Fasilitas mudik gratis yang disediakan oleh berbagai pihak menjaring minat cukup besar dari para pemudik, terutama mereka yang menuju Provinsi Jawa Tengah.
Yustinus Andri DP | 10 Juni 2018 19:47 WIB
Pemudik menunggu masuk ke dalam bus mudik gratis program Kementerian Perhubungan di Terminal Giwangan, DI Yogyakarta, Sabtu (1/7). - ANTARA/Hendra Nurdiyansyah

Bisnis.com, SEMARANG—Fasilitas mudik gratis yang disediakan oleh berbagai pihak menjaring minat cukup besar dari para pemudik, terutama mereka yang menuju Provinsi Jawa Tengah.

Fenomena tersebut salah satunya tampak dari kenaikan jumlah pemudik yang ikut dalam acara mudik gratis Bank Jateng dan pemerintah Provinsi Jateng.

Direktur Bisnis Korporasi dan Komersial Bank Jateng Pujiono mengatakan, pada tahun ini jumlah pemudik gratis yang diangkut mencapai 9.437 warga. Mereka berasal dari kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek).

“Pada 2017 Bank Jateng menyediakan 55 unit armada bus untuk mengangkut 2.750 orang pemudik. Tahun ini dengan adanya bantuan tambahan dari Pemprov Jateng dan sejumlah pemerintah kota/kabupaten di Jateng, angka pemudik yang terangkut melonjak;” ujarnya, Minggu (10/6/2018) saat melepas para pemudik gratis di TMII, Jakarta.

Adapun, total bus yang disediakan untuk mengangkut para pemudik dengan tujuan Jateng tahun ini mencapai 175 unit. Bank Jateng dalam acara ini menyediakan 55 unit bus dan ditambah 40 bus dari bantuan Provinsi Jateng serta 80 unit bus bantuan dari para bupati dan wali kota di provinsi tersebut

Jateng merupakan salah satu provinsi tujuan utama mudik dari tahun ke tahun. Angka pemudik pun terus meningkat seiring naiknya jumlah penduduk Jateng yang hijrah ke kawasan Jabotabek.

Selain melalui jalur darat, fasilitas mudik gratis juga diberikan kepada para warga Jateng melalui alur laut oleh Kementerian Perhubungan. Tercatat, 1.685 pemudik gratis diberangkatkan menggunakan kapal laut dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

“Mereka diangkut menggunakan empat kapal perintis yakni KM Sabuk Nusantara 84, 85, 95 dan 97, dengan tujuan akhir Pelabuhan Tanjung Emas Semarang," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut R Agus H Purnomo, Minggu (10/6).

Selain 1.685 pemudik gratis tersebut, 776 motor para pemudik telah diangkut dengan dua kapal ternak dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuham Tanjung Emas Semarang.

Pemberangkatan pemudik gratis pada Minggu (10/6) merupakan tahap yang kedua. Pada tahap pertama sebanyak 1.228 orang pemudik, serta 571 unit sepeda motor telah diangkut dengan tujuan yang sama.

Dalam program mudik gratis tahun ini Kemenhub menggunakan 16 unit kapal terdiri atas 10 unit kapal perintis, lima unit kapal ternak, serta 1 unit kapal Roro. Mudik gratis dilaksanakan pada 9 hingga 13 juni 2019.

Secara keseluruhan Kemenhub telah menyiapkan program mudik gratis dengan kapal laut untuk 30.400 orang dan 15.200 unit sepeda motor, dengan trayek Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Tanjung Emas.

Diharapkan fasilitas mudik gratis melalui jalur laut tersebut dapat memecah kosentrasi pemudik yang mayoritas menggunakan jalur darat.

Di sisi lain, seluruh jalur darat dengan tujuan Jateng dinilai telah layak dan siap dilalui saat musim mudik Lebaran 2018.

Tag : mudik gratis, Mudik Lebaran 2018
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top