Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pertemuan Trump-Kim di Singapura, Kawasan Orchard Jadi Zona Khusus

Pemerintah Singapura membentuk zona khusus demi kelancaran pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 05 Juni 2018  |  07:03 WIB
Pertemuan Trump-Kim di Singapura, Kawasan Orchard Jadi Zona Khusus
Bar Escobar di Singapura menawarkan minuman khusus berwarna merah dan biru untuk menandai pertemuan puncak antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, 4 Juni 2018. - REUTERS

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah Singapura membentuk zona khusus demi kelancaran pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un.

Zona "area acara khusus" itu terletak di daerah sekitar Hotel Shangri-La tempat konferensi tingkat tinggi AS dan Korut itu rencananya akan digelar.

Daerah yang mencakup Tanglin, Newton, dan Orchard itu akan menjadi zona khusus terhitung mulai 10 Juni hingga 14 Juni sebagaimana dikutip CNN.com, Selasa (5/6/2018).

Di sekitar daerah itu terdapat sejumlah gedung penting, di antaranya Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar AS, juga beberapa hotel mewah yang kemungkinan bakal digunakan oleh delegasi kedua negara.

Melalui pernyataan di Harian Pemerintah pada Minggu (3/6/2018),Menteri Dalam Negeri Singapura, Pang Kin Keong, mengatakan bahwa pembentukan zona ini penting karena KTT itu akan mencakup berbagai acara sampingan lain.

Sementara itu, Komisioner Kepolisian Singapura, Hoong Wee Teck juga merilis pernyataan pembentukan "zona khusus" yang cakupannya lebih sempit dari "area acara khusus."

Menurut Hoong kepolisian akan melakukan pemeriksaan khusus bagi warga atau kendaraan yang ingin memasuki zona tersebut pada 10-14 Juni.

Hoong mengatakan bahwa nantinya di daerah tersebut juga tak boleh ada bendera, spanduk, atau material yang mudah terbakar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Donald Trump korut
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top