Menteri Idrus Kunjungi Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas di Temanggung

Menteri Sosial Idrus Marham melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (BBRSBG) Kartini, Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (29/5/2018).
Yodie Hardiyan | 29 Mei 2018 19:33 WIB
Menteri Sosial Idrus Marham mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/1). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Sosial Idrus Marham melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (BBRSBG) Kartini, Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (29/5/2018).

Dalam kunjungan ini, selain meninjau beragam fasilitas dan layanan, Idrus juga menjajal keterampilan menjahit bersama penyandang disabilitas intelektual.

Idrus mengatakan kemampuan anak-anak di balai ini sungguh luar biasa. Salah seorang penyandang disabilitas intelektual, Melati Amelia Putri, berkesempatan membimbing Idrus menjahit.

"Saya punya keyakinan bahwa Putri bisa sampai hari ini adalah melalui proses yang panjang. Tidak serta merta. Ini sungguh luar biasa," kata Idrus, seperti dikutip dalam keterangan tertulis.

Usai berdialog dengan anak-anak balai, Idrus juga melihat langsung berbagai fasilitas pelayanan rehabilitasi sosial di antaranya asrama penerima manfaat, gedung Instalasi Terapi Khusus (ITK) untuk melihat bagaimana penerima manfaat mendapatkan fisioterapi, terapi wicara, terapi perilaku, dan juga okupasi terapi.

BBRSBG Kartini Temanggung adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Sosial RI yang berada di bawah dan tanggung jawab Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial.

Tugas balai besar ini adalah melaksanakan pelayanan dan rehabilitasi sosial, resosialisasi, penyaluran dan bimbingan lanjut bagi penyandang disabilitas intelektual agar mampu berperan dan mandiri dalam kehidupan bermasyarakat.

Istilah penyandang disabilitas intelektual (PDI) digunakan untuk menyebut anak yang mempunyai daya intelektual di bawah rata-rata. PDI mengalami hambatan perkembangan kecerdasan sehingga tidak mencapai tahap yang optimal.

Pada tahun ini BBRSBG melayani 150 penerima manfaat di dalam panti dan 490 penerima manfaat luar panti yang mengikuti program daycare sebanyak 10 orang, pelayanan Rehabilitasi Sosial Berbasis Keluarga (RSBK) sebanyak 355 penerima manfaat, dan Rehabilitasi Sosial Berbasis Masyarakat atau sheltered workshop "Peduli" sebanyak 125 penerima manfaat.

Selain bertemu penerima manfaat, Idrus juga melihat langsung kegiatan pelayanan rehabilitasi sosial bagi penyandang disabilitas intelektual di BBRSBG serta ke unit kerja pendukung.

Pelayanan rehabilitasi sosial di dalam panti meliputi kegiatan bimbingan fisik, bimbingan sosial, bimbingan keterampilan, bimbingan mental spiritual.

Tag : mensos
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top