Laporan dari Austria: BKSAP DPR Kunjungi Pabrik Kereta Api Siemens

Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI melakukan company visit ke fasilitas Siemens Mobility, di Wina Austria. Kunjungan tersebut merupakan salah satu kegiatan BKSAP ke Austria.
Indyah Sutriningrum | 22 Mei 2018 20:18 WIB
Anggota BKSAP DPR RI SB. Wiryanti Sukamdani (ketiga kiri), Rachel Maryam Sayidina (tengah), Melani Leimena Suharli (kedua kanan) mendengarkan penjelasan Director of Sales Siemens Mobility Christoph Masopust (kanan) saat factory tour di fasilitas Siemens, di Wina, Austria, Selasa (22/5/2018). Kunjungan ke Siemens Mobility di Wina merupakan salah satu rangkaian kunjungan BKSAP ke Austria. - JIBI/Indyah Sutriningrum

Bisnis.com, WINA – Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI melakukan company visit ke fasilitas Siemens Mobility, di Wina Austria.  Kunjungan tersebut merupakan salah satu kegiatan BKSAP ke Austria.

Kunjungan yang diikuti oleh sejumlah anggota BKSAP itu dipimpin oleh Juliari P.  Batubara, yang juga Wakil Ketua BKSAP. Anggota yang hadir dalam pertemuan itu adalah Rofi' Munawar, Nazarudin Kiemas, SB Wiryanti Sukamdani, Jalaludin Rakhmat, Syamsul Bachri, Rachel Maryam Sayidina, Melani Leimena Suharli, Bars K. Hasibuan, Mahfudz Abdurrahman, Achmad Farial, Ahmad Syahroni, dan Mukhtar Tompo.

Di fasilitas seluas 14 ha di Ibu kota Austria itu, rombongan berkesempatan melihat Dari dekat proses perakitan kereta Dari rangka sampai menjadi barang jadi.

BKSAP DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Austria dalam rangka meningkatkan hubungan antarkedua negara.

Selama di Austria, delegasi BKSAP akan melaikan kunjungan ke industri, instansi pemerintah dan parlemen negara tersebut. Industri yang akan dikunjungi adalah Siemens AG. Selain itu juga akan mengadakan pertemuan dengan Kementerian Transportasi, Inovasi dan Teknologi Austria.

Pada kunjungan ini, delegasi BKSAP juga akan menjelaskan situasi dan kondisi di dalam negeri, terkait dengan isu terorisme. Bahwa keamanan Indonesia tetap terkendali dan aman untuk dikunjungi.

Tag : dpr, austria
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top