Cegah Terorisme, Sekolah dan Orang Tua Harus Kuatkan Hubungan

Mendikbud mengimbau agar sekolah dan orang tua dapat menguatkan hubungan satu sama lain, sebagai bagian dari tripusat pendidikan dan penguatan pendidikan karakter (PPK).
Dika Irawan | 16 Mei 2018 17:23 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan keprihatinan dan menyesalkan jatuhnya korban anak-anak akibat aksi terorisme di Surabaya. Tragedi kemanusiaan tersebut, ujarnya, menjadi pelajaran penting bagi semua pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

“Terutama kepala sekolah untuk mewaspadai agar jangan sampai ada korban dari anak-anak yang masih punya masa depan. Kejadian ini akibat dari doktrin yang menyesatkan, terutama pengaruh dari gerakan radikal dan teror,” katanya seperti dikutip dari laman resmi Kemendikbud, Rabu (16/5/2018).

Mendikbud mengimbau agar sekolah dan orang tua dapat menguatkan hubungan satu sama lain, sebagai bagian dari tripusat pendidikan dan penguatan pendidikan karakter (PPK).

“Makanya kami ingin sekolah punya data lengkap hubungan antara siswa dengan orang tua, dan hubungan orang tua dengan sekolah,” ujar Mendikbud.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu berharap dapat terjadi hubungan yang baik antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Jika ada perilaku menyimpang, baik oleh siswa ataupun orang tua, bisa segera diketahui.

Terkait peristiwa itu Muhadjir menyatakan mengutuk peristiwa peledakan bom di Surabaya yang melibatkan anak-anak sebagai pelaku. “Apapun alasannya, apapun keyakinannya, mengorbankan anak adalah suatu yang sangat dilarang di dalam ajaran apapun agamanya, dan saya termasuk mengutuk apa yang telah terjadi itu, dan jangan diteruskan modus-modus yang sangat mengerikan ini,” tuturnya.

Tag : mendikbud, terorisme
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top