Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

DITJEN PAS : LP Nusakambangan Siap Terima 155 Napi Teroris

Pascarusuh dan penyanderaan, para napi teroris yang ditahan di Rutan Mako Brimob dipindahkan ke Nusakambangan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 10 Mei 2018  |  17:49 WIB
DITJEN PAS : LP Nusakambangan Siap Terima 155 Napi Teroris
Ilustrasi
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -  Pascarusuh dan penyanderaan, para napi teroris yang ditahan di Rutan Mako Brimob dipindahkan ke Nusakambangan.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM menyatakan Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, siap menerima pindahan 155 narapidana teroris tersebut.

"Sudah dipersiapkan segala sesuatunya, baik kamar maupun bantuan pengamanannya," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM Ade Kusmanto kepada Antara di Jakarta, Kamis (10/5/2018).

Ade mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendapat bantuan keamanan dari Polres dan TNI setempat saat penerimaan narapidana teroris tersebut.

"Mohon doanya agar saat penerimaan narapidana teroris berjalan aman, lancar dan kondusif," harap Ade Kusmanto.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Polri akan memindahkan 155 narapidana teroris ke Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, setelah terjadi penyerangan oleh napi teroris kepada anggota Brimob di Rumah Tahanan Mako Brimob Depok.

Kepala Biro Penerangan Polri Brigjen Muhammad Iqbal di Depok, Kamis, mengatakan pemindahan sebanyak 155 napi teroris itu ke Lapas Nusakambangan dilakukan setelah para napi teroris menyerah dan dilakukan penggeledahan, untuk memastikan tidak ada senjata.

Mabes Polri, kata dia, juga melakukan koordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), untuk memindahkan 155 napi teroris itu dengan pengawalan ketat.

"Mungkin siang hari ini sudah tiba di Nusakambangan," katanya lagi.

Iqbal menjelaskan drama penyerangan yang dilakukan para napi teroris terhadap anggota Brimob yang bertugas di Rumah Tahanan Mako Brimob Depok berlangsung selama 38 jam, tapi akhirnya dapat dilumpuhkan pada Kamis dini hari, setelah terjadi kontak senjata.

Menurut Iqbal, setelah para napi teroris dipindahkan ke Lapas Nusakambangan, saat ini penyidik dari Mabes Polri sedang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Olah TKP kemungkinan dilakukan sampai nanti malam, untuk mencari senjata-senjata dan pecahan kaca yang digunakan napi teroris untuk menyerang anggota Brimob yang bertugas di rutan," katanya lagi.

Iqbal menegaskan bahwa kondisi Mako Brimob Depok saat ini sudah kondusif.

Mabes Polri, kata dia, sudah melonggarkan situasi di luar Mako Brimob, yakni sudah membuka kembali jalan raya untuk lalu lintas umum, sedangkan di dalam Mako Brimob masih dilakukan pengamanan cukup ketat.

"Jika hasil olah TKP sudah selesai nanti malam, maka Polri akan memberikan keterangan perkembangannya pada Jumat (11/5) besok," katanya pula.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

brimob nusakambangan

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top