Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pesan Jokowi di Perayaan Hari Nyepi Nasional Tahun Saka 1940

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak umat Hindu mempersiapkan diri dalam berbagai tantangan kemajuan, serta menyambut inovasi global.Presiden Jokowi mengatakan perubahan yang terjadi adalah tantangan yang harus disertai peningkatan kualitas dan peningkatan pendidikan.
David Eka Issetiabudi
David Eka Issetiabudi - Bisnis.com 07 April 2018  |  11:04 WIB
Umat Hindu berjalan melakukan pradaksina atau berjalan mengitari Candi Prambanan saat perayaan Hari Raya Nyepi tahun baru saka 1939, di Sleman, Senin (27 - 3).JIBI/Gigih M. Hanafi
Umat Hindu berjalan melakukan pradaksina atau berjalan mengitari Candi Prambanan saat perayaan Hari Raya Nyepi tahun baru saka 1939, di Sleman, Senin (27 - 3).JIBI/Gigih M. Hanafi

Kabar24.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak umat Hindu mempersiapkan diri dalam berbagai tantangan kemajuan, serta menyambut inovasi global.

Presiden Jokowi mengatakan perubahan yang terjadi adalah tantangan yang harus disertai peningkatan kualitas dan peningkatan pendidikan.

"Saya meyakini, umat Hindu menyambut Tahun Baru Saka 1940 dengan semangat baru. Perayaan Hari Nyepi memberikan inspirasi untuk mencapai keharmonisan hidup," tutur Presiden di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Sabtu (6/4/2018).

Dalam acara Dharmasanti Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940, Jokowi datang bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Ketua Umum Panitia Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940 Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan mengatakan Hari Raya Nyepi tahun ini mengangkat tema

"Melalui Catur Brata Penyepiam Kita Tingkatkan Soliditas Sebagai Perekat Keberagaman Dalam Menjaga Keutuhan NKRI".

Menurutnya, banyak perbedaan dan keberagaman yang ada bukanlah masalah, tetapi menjadi sebuah anugrah.

"Umat Hindu bertekad untuk dapat memberikan kontribusi dalam bentuk konsep, pemikiran dan bahkan implementasi nyata dalam mengharmonisasikam perbedaan dan keberagaman," tuturnya.

Dalam perayaan Hari Raya Nyepi Nasional tahun ini, juga dipentaskan oratorium yang dikemas dalam fragmen musik, lagu, gerak dan tari (mutagetar) dengan latar belakang layar lebar.

Ariawan menjelaskan pemilihan cerita ini sebagai gambaran Kerajaan Galuh dengan Raja Prabu Siliwangi dan Majapahit dengan Raja Hayam Wuruk dalam pemerintahannya yang dikawal oleh Patih Gajah Mada.

Fragmen ini dimainkan oleh kolaborasi seniman Surakarta Jarot Budi Darsono dan seniman Bali I Gusti Kompyang Raka.

Turut hadir dalam Perayaan Nasional Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Menkopolhukam Wiranto dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nyepi
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top