Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wapres Sebut Sertifikat Tanah Gratis Jangan Diagunkan ke Rentenir

Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi tudingan Anggota Komisi II dari Fraksi PAN Mohammad Hatta yang menyebut program sertifikasi tanah dari pemerintah membuat masyarakat terjerat rentenir karena menjadikannya jaminan pinjaman kepada lintah darat
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 27 Maret 2018  |  17:31 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan keterangan pers usai pertemuan tertutup di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (6/2). - ANTARA/Puspa Perwitasari
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan keterangan pers usai pertemuan tertutup di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (6/2). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Kabar24.com, JAKARTA—Wakil Presiden Jusuf Kalla menanggapi tudingan Anggota Komisi II dari Fraksi PAN Mohammad Hatta yang menyebut program sertifikasi tanah dari pemerintah  membuat masyarakat terjerat rentenir karena menjadikannya jaminan pinjaman kepada lintah darat.

Menurut Jusuf Kalla atau JK, program sertifikat tanah gratis itu untuk menjamin tanda hak milik dan kepastian hukum bagi pemilik lahan. Hal itu penting karena sertifikat tanah dapat dijaminkan ke bank untuk modal usaha.

"Banyak hal sehingga sertifikat itu penting untuk masyarakat. Artinya ke rentenir jangan. Tapi justru penting untuk kalau berusaha ke bank, mendapatkan KUR [kredit usaha rakyat] contohnya,” ujarnya, Selasa (27/3).

Menurutnya, KUR sebagai program pemerintah pengembalian kreditnya tidak memberatkan masyarakat. Bunga KUR hanya 7%, sangat kecil jika dibandingkan dengan bunga pinjaman kepada rentenir.

“Jadi penting tapi jangan ke rentenir tapi ke bank,” ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sertifikat tanah Wapres JK
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top