Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

IMF: Perang Dagang Tak Akan Untungkan Siapapun

Managing Director IMF Christine Lagarde menyatakan penetapan tarif impor oleh AS akan berdampak serius di sisi makro ekonomi jika negara-negara lainnya merespons kebijakan itu dengan tarif impor mereka sendiri.
Annisa Margrit
Annisa Margrit - Bisnis.com 07 Maret 2018  |  14:48 WIB
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde memberikan sambutan saat acara High Level International Conference, di Jakarta, Selasa (27/2). Acara tersebut merupakan rangkaian Annual Meetings 2018 dengan tema New Growth Models in a Changing Global Landscape. - JIBI/Abdullah Azzam
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde memberikan sambutan saat acara High Level International Conference, di Jakarta, Selasa (27/2). Acara tersebut merupakan rangkaian Annual Meetings 2018 dengan tema New Growth Models in a Changing Global Landscape. - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA -- IMF menyatakan perang dagang tidak akan menguntungkan bagi siapapun.

Hal itu disampaikan oleh Managing Director IMF Christine Lagarde, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (7/3/2018). Dia juga menegaskan penetapan tarif impor oleh AS akan berdampak serius di sisi makro ekonomi jika negara-negara lainnya merespons kebijakan itu dengan tarif impor mereka sendiri.

"Dampak makro ekonominya akan sangat serius. Tidak hanya jika AS merealisasikan rencana ini, tapi terutama bila negara-negara lain melakukan perlawanan balik. Khususnya, negara-negara yang terdampak secara signifikan seperti Kanada, Eropa, dan Jerman," ungkapnya dalam wawancara dengan radio RTL dari Prancis.

Seperti diketahui, Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencananya untuk menerapkan tarif impor yang besar untuk produk baja dan aluminium, masing-masing sebesar 25% dan 10%.

Trump memperingatkan Uni Eropa (UE) bahwa negaranya bakal memberlakukan pajak yang besar karena tidak mendapat perlakuan yang baik dalam hal perdagangan. 

Rencana itu mendapat banyak kecaman, baik dari luar negeri maupun dari dalam negeri. Komisi Eropa telah menyatakan bakal melakukan perlawanan balik dengan menyasar merek-merek ternama AS, termasuk Harley-Davidson dan Levi's.

Pernyataan UE tersebut membuat Partai Republik waswas. Bahkan, penasihat top Trump yaitu Gary Cohn pun baru saja mengundurkan diri karena isu ini.

Cohn, yang mendukung perdagangan global terbuka, disebut sangat menentang kebijakan itu. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

amerika serikat imf

Sumber : Reuters

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top