Kendala Pendaftaran SNMPTN 2018, Ini Penjelasan Resmi Panitia Seleksi

Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 mengakui ada sedikit kendala pada hari pertama pendaftaran jalur masuk perguruan tinggi melalui seleksi nilai rapor tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Februari 2018  |  21:38 WIB
Kendala Pendaftaran SNMPTN 2018, Ini Penjelasan Resmi Panitia Seleksi
Ujian SNMPTN - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2018 mengakui ada sedikit kendala pada hari pertama pendaftaran jalur masuk perguruan tinggi melalui seleksi nilai rapor tersebut.

"Pada hari pertama ini, memang terjadi peningkatan kunjungan ke status SNMPTN karena bersamaan dengan diumumkannya peringkat siswa yang boleh mendaftar SNMPTN, sesuai dengan status akreditasi masing-masing sekolah. Akibatnya banyak siswa dan pihak sekolah yang membuka akses ke laman SNMPTN untuk melihat posisi masing-masing," ujar  Ketua Panitia SNMPTN Prof Ravik Karsidi, Rabu (21/2/2018).

SNMPTN merupakan jalur masuk perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur nilai rapor. Pengisian dan verifikasi pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) telah berlangsung pada 13 Januari hingga 10 Februari 2018. Kemudian pendaftaran SNMPTN dimulai pada 21 Februari hingga 6 Maret 2018. Kemudian pengumuman seleksi pada 17 April 2018.

Untuk bisa mendaftar, siswa yang memenuhi kriteria pemeringkatan, menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan kata kunci login ke laman SNMPTN 2018 http://www.web.snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.

Kemudian, siswa pendaftar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah pasfoto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan (jika ada).

"Siswa pendaftar pada program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio dan dokumen bukti keterampilan yang telah disahkan oleh kepala sekolah." Kemudian siswa pendaftar dapat mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.

"Setelah masa Pengisian PDSS ditutup, sistem PDSS telah melakukan pengecekan kelengkapan persyaratan berdasarkan data yang dimasukkan oleh sekolah dan melakukan pemeringkatan berdasarkan akreditasi sekolah untuk menyeleksi siswa yang dapat melanjutkan ke proses pendaftaran SNMPTN selanjutnya (sebagai calon peserta)."

Saat ini, tercatat 1.033.218 siswa yang lolos sebagai calon peserta SNMPTN 2018.

"Jumlah siswa per jumlah PTN pada hari pertama yakni PTN pilihan pertama sebanyak 461 dan pilihan kedua sebanyak 1.563 pilihan. Sedangkan jumlah siswa per jumlah pilihan program studi (prodi) yakni pilihan prodi satu sebanyak 113, kemudian prodi dua sebanyak 463 dan prodi tiga sebanyak 1.448 siswa yang mendaftar," papar Rektor Universitas Sebelas Maret itu.

Setiap siswa bisa memilih sebanyak-banyaknya dua PTN. Apabila memilih 2 (dua) PTN, salah satu PTN harus berada di provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya, apabila memilih satu PTN, pendaftar boleh memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.

Pendaftar dapat memilih sebanyak-banyaknya tiga program studi dengan ketentuan satu PTN maksimal dua program studi. Sementara, urutan pilihan PTN dan program studi menyatakan prioritas pilihan.

Untuk siswa SMK hanya diizinkan memilih program studi yang relevan dan ditentukan oleh masing-masing PTN.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
snmptn

Sumber : Antara

Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top