Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BSSN Monitoring Isu Sensitif di Medsos Jelang Pilkada Serentak 2018

Badan Siber dan Sandi Negara, BSSN, kini tengah melakukan monitoring terhadap sejumlah isu sensitif yang beredar di media sosial menjelang pemilihan kepala daerah untuk segera diantisipasi agar tidak menyebar ke masyarakat.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 02 Februari 2018  |  11:12 WIB
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Mayjen TNI Djoko Setiadi - Bisnis.com/Sholahuddin Al Ayyubi
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Mayjen TNI Djoko Setiadi - Bisnis.com/Sholahuddin Al Ayyubi

Kabar24.com, JAKARTA--Badan Siber dan Sandi Negara, BSSN, kini tengah melakukan monitoring terhadap sejumlah isu sensitif yang beredar di media sosial menjelang pemilihan kepala daerah‎ untuk segera diantisipasi agar tidak menyebar ke masyarakat.

Kepala BSSN Mayjen TNI Djoko Setiadi mengemukakan BSSN juga telah melakukan koordinasi dengan semua stakeholder untuk mengantisipasi beredarnya berita palsu atau hoax di media sosial. Menurutnya, seluruh stakeholder harus bekerja sama dalam menangani konten negatif yang diprediksi akan beredar menjelang pemilihan kepala daerah.

"Kita akan selalu koordinasi dan apa pun yang kita lakukan saat ini harus kerja sama dengan stakeholder. Nanti kita akan lihat apa saja sih yang ada gangguan di lapangan," tuturnya kepada Bisnis, Jumat (2/2/2018).

Dia mengimbau agar seluruh pemangku kepentingan menghilangkan ego sektoral selama pemilihan kepala daerah berlangsung. Menurutnya, kunci untuk menangani berbagai masalah yang terjadi selama pemilihan adalah kerja sama antarpemangku kepentingan sehingga pilkada berlangsung aman dan tertib.

"Ya menurut saya ego sektoral ini harus dihilangkan. Kita semua harus kerja sama agar ada hasil yang terbaik," katanya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilkada Serentak hoax badan siber dan sandi nasional (BSSN)
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top