Baznas Dorong Usaha Peternakan Sapi Perah

Badan Amil Zakat Nasional tengah mengembangkan program Zakat Community Development berbasis komunitas peternak di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.
Nurudin Abdullah | 26 Desember 2017 19:35 WIB
Peternak sapi perah. Ilustrasi - Antara

Kabar24.com, JAKARTA-Badan Amil Zakat Nasional tengah mengembangkan program Zakat Community Development berbasis komunitas peternak di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan.

Direktur Koordinator Pendistrubusian, Pendayagunaan, Renbang dan Diklat Zakat Nasional Baznas, Mohd. Nasir Tajang, mengatakan dengan program ZCD sejumlah Kepala Keluarga (KK) mustahik menerima ternak sapi perah.

"Enrekang sebagai kabupaten di Sulsel yang mendapatkan bantuan berupa ternak sapi perah untuk 20 KK mustahik. Mereka,10 KK  ini dibina untuk memproduksi susu sapi yang diolah menjadi dangke," kata Masir, Selasa (26/12/2017).

Dia menjelaskan, Baznas juga memberikan pendampingan terhadap 10 KK yang lain untuk mengolah dangke menjadi keripik dangke sehingga memiliki produk yang bernilai tambah.

Nasir juga mengatakan Baznas bersinergi dengan Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyalurkan zakat sebesar Rp292 juga untuk anak-anak pedalaman di Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah.

Para anak dari Panti Asuhan Khairunnas, lanjutnya, merupakan binaan para pegawai negeri sipil (PNS) Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang bertugas sebagai penyuluh lapangan untuk daerah pedalaman.

Ketua Panti Asuhan Khairunnas yang juga PNS BKKBN, Sugeng, mengatakan kini banyak anak asuh yang sedang berjuang membantu mencari nafkah untuk keluarganya.

Anak-anak dimasud, lanjutnya, salah satunya adalah Muhaimin, yang bekerja keras mengurus bapaknya saat sakit hingga meninggal. Sedangkan ibunya telah lama meninggal, saat Muhaimin masih berusia 13 tahun.

Tag : sapi, baznas
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top