PAN Belum Pasti Dukung Deddy Mizwar di Pilgub Jabar 2018

Keputusan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk mengusung calon gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) kembali mentah setelah partai tersebut membuka opsi lain dengan mempertimbangkan partai koalisi.
John Andhi Oktaveri | 21 Desember 2017 16:12 WIB
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menyampaikan keterangan kepada wartawan di Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/10). - ANTARA/M Agung Rajasa

Kabar24.com, JAKARTA - Keputusan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk mengusung calon gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar (Demiz) kembali mentah setelah partai tersebut membuka opsi lain dengan mempertimbangkan partai koalisi.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengatakan hal tersebut saat ditanyai soal ajakan Gerindra untuk membangun koalisi mengusung Mayjen (purn) Sudrajat. Dengan demikian peluang Demiz ditinggal PAN tergantung kesepakatan politik yang berkembang.

"Jawa Barat kita harus bersama-sama, nggak bisa sendiri. Saya sudah memutuskan dukung Deddy Mizwar tapi tergantung kesepakatan nantinya. Kalau PKS Demokrat Gerindra apa yang disepakati, itu yang saya dukung," ujar Zulkifli kepada wartawan, Kamis (21/12/2017).

"Politik kan dinamis ya, bisa saja. Tapi, apa yang disepakati itulah yang kita dukung karena kita nggak cukup kalau sendiri," ujarnya.

Peta politik Jawa Barat kembali memanas setelah Partai Golkar juga mencabut rekomendasi dukungannya kepada Ridwan Kamil. Wali Kota Bandung tersebut sebelumnya telah mendapat dukungan dari Nasdem, PPP, PKB dan Golkar.

Kecenderungan terakhir pada Munaslub Golkar menunjukkan dukungan kembali mengarah kepada Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Dedi sebelumnya ditolak sebagian petinggi Golkar yang lebih memilih Ridwan Kamil yang pertama kali diusung oleh Partai Nasdem.   

 

Tag : Pilgub Jabar 2018
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top