Sebaran Abu Gunung Agung Tak Berdampak di Bandara Ngurah Rai

Pihak otorita menegaskan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap beroperasi normal karena belum terdampak semburan abu Gunung Agung yang terjadi pada Sabtu (25/11/2017) sore.
Ema Sukarelawanto | 26 November 2017 15:34 WIB
Sejumlah wisatawan keluar dari pintu kedatangan terminal internasional Bandara Ngurah Rai, Minggu (26/11/2017) - Bisnis / Ema Sukarelawanto

Bisnis.com, DENPASAR — Pihak otorita menegaskan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tetap beroperasi normal karena belum terdampak semburan abu Gunung Agung yang terjadi pada Sabtu (25/11/2017) sore.

Kepala Otorita Bandara Ngurah Rai Herson mengatakan dari 24 perusahaan penerbangan, hanya empat perusahaan yang menunda keberangkatan pada Sabtu malam tersebut. Artinya, 20 perusahaan penerbangan lainnya tidak membatalkan maupun menunda penerbangan.

“Penundaan itu merupakan kebijakan manajemen perusahaan maskapai penerbangan, sedangkan bandara tetap beroperasi biasa hingga saat ini,” kata Herson, Minggu (26/11/2017).

Menurut Herson keempat maskapai itu adalah KLM, Jetstar, AirAsia, dan Virgin. Dari empat maskapai tersebut terdapat 22 penerbangan yang mengalami penundaan. Sebagian penumpang dialihkan ke penerbangan lain dan selebihnya diinapkan di hotel.

Pada Minggu pagi seluruh penumpang telah diberangkatkan sesuai tujuan negara masing-masing. “Tidak ada penumpang yang tercecer, semua sudah berangkat,” kata Herson.

Herson menjelaskan kenapa Bandara Ngurah Rai tetap beroperasi meskipun peringatan penerbangan Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) dinaikkan dari Orange menjadi Red. Kata dia peringatan tersebut hanya berlaku di daerah berdampak abu vulkanik.

Sebaran abu vulkanik dari satelit Himawari BMKG menunjukkan mengarah ke arah timur hingga tenggara dari Gunung Agung atau mengarah ke menuju wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Red code dari VONA itu tidak berlaku di seluruh wilayah, tapi hanya yang terkena dampak abu vulkanik. Jadi, penerbangan dari dan ke Bandara ngurah Rai aman,” tuturnya.

Tag : gunung agung
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top