Kamarussamad Pimpin KAHMI, Kewirausahaan Jadi Pilar

Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam atau KAHMI periode 2017-2022 yang baru terpilih Kamarussamad menegaskan akan menjadikan kewirausahawan sebagai salah satu pilar di organisasi itu.
Newswire | 19 November 2017 21:57 WIB
Presiden Joko Widodo (dari kiri) bersama Koordinator Presidium KAHMI Mahfud MD, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, tokoh KAHMI Akbar Tanjung, dan Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi memukul gondang sambilan ketika membuka Munas ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), di Medan, Sumatra Utara, Jumat (17/11). - ANTARA/Septianda Perdana

Kabar24.com, MEDAN - Musyawarah Nasional ke-10 di Medan telah memilih pengurus baru KAHMI yang menjadikan kewirausahaan sebagai salah satu pilar.

Koordinator Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam atau KAHMI periode 2017-2022 yang baru terpilih Kamarussamad menegaskan akan menjadikan kewirausahawan sebagai salah satu pilar di organisasi itu.

"Setelah selama ini berkiprah menjadi akademisi, politisi dan birokrat, saatnya alumni mengambil bagian wirausaha. Kewirausahawan akan menjadi salah satu pilar KAHMI di periode 2017-2022," ujarnya di Medan, Minggu (19/11/2017).

Dia mengatakan hal itu pada penutupan Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 KAHMI.

Menurut Kamarussamad, kewirausahawan diharapkan dapat menjadi satu kekuatan baru bagi alumni HMI di bidang ekonomi.

Kewirausahawan akan dijadikan pilar dalam program nasional KAHMI dalam periode lima tahun kepengurusan.

Dengan menjadikan kewirausahawan sebagai salah satu pilar maka KAHMI tidak hanya berbicara isu kebangsaan, tetapi juga bisnis.

Dengan cara itu, kata dia, KAHMI semakin bisa berkontribusi besar pada negara dan bangsa karena bisa menciptakan peluang kerja.

Wakil Presiden HM Jusuf Kalla saat menutup Munas ke-10 KAHMI berpesan agar kepengurusan KAHMI 2017-2022 membuat korps itu semakin besar dan bersatu.

Kewirausahawan, ujar Wapres, harus dilakukan untuk memperkuat para kader dan berperan besar pada bangsa dan negara.

"Kader KAHMI jangan selalu berharap untuk menjadi birokrat dan bekerja di pemerintahan, tetapi menambah lowongan pekerjaan dengan memperbanyak kader sebagai wirausahawan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kahmi, wirausaha

Sumber : Antara
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top