Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pengamat Politik Ini Bilang Parpol Sudah Tidak Ideologis

Pengamat politik dari Exposit Srategic Arif Susanto mengatakan bahwa maraknya partai politik mengusung calon yang bukan kadernya sendiri pada pilkada serentak 2018 menunjukan lemahnya kaderisasi di tubuh internal.
Lingga Sukatma Wiangga
Lingga Sukatma Wiangga - Bisnis.com 08 November 2017  |  19:27 WIB
Pengamat Politik Ini Bilang Parpol Sudah Tidak Ideologis
Hasil survei Indo Barometer tentang calon gubernur Jabar, di Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/11). - ANTARA/Novrian Arbi
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA — Pengamat politik dari Exposit Srategic Arif Susanto mengatakan bahwa maraknya partai politik mengusung calon yang bukan kadernya sendiri pada pilkada serentak 2018 menunjukan lemahnya kaderisasi di tubuh internal.

Seperti pada pilkada Jawa Timur, dua kandiat terkuat yaitu Saifullah Yusuf alias Gus Ipul dan Khofifah indar Parawansa, menurutnya bukan kader partai. Keduanya kader ormas Islam dari Nahdlatul Ulama.

Hal itu pun terjadi di Jawa Barat. Golkar lebih memilih mencalonkan Ridwan Kamil. Seperti diketahui, Ridwan tidak dibesarkan partai manapun. Sedangkan kader Golkar sendiri, Dedi Mulyadi, tak dilirik partainya. Dedi bahkan kerap dikabarkan dekat dengan PDIP.

“Ini lemahnya kaderisasi parpol. Di sisi lain, persona mengalahkan isu. Partai sudah tidak ideologis lagi,” ujarnya, Rabu (8/11/2017).

Hal ini dinilai hampir terjadi di setiap daerah. Sebabnya, partai saat ini lebih mementingkan elektabilitas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

gubernur pilkada
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top