Muslim di Banjarmasin Sambut Tahun Baru Islam

Kaum muslim Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan itikab di masjid, Rabu (21/9/2017) malam, menyambut Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1439 Hijriah.
Newswire | 21 September 2017 06:26 WIB
Ribuan umat Islam mengikuti Surabaya Bershalawat di ruas Jalan Pahlawan, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/9). Kegiatan itu diselenggarakan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1439 H. ANTARA FOTO - Didik Suhartono

Kabar24.com, BANJARMASIN - Kaum muslim Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan itikab di masjid, Rabu (21/9/2017) malam, menyambut Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1439 Hijriah.

Dalam itikab tersebut kaum muslim selain melaksanakan salat sunat hajad, salat taubat dan shalat sunat tasbih, juga membaca doa awal tahun, serta tausyiah atau ceramah agama tentang penanggalan hijriah.

Selain itu, mengenai upaya menghilangkan sebutan hari Ahad yang bernuansa Islami menjadi Minggu yang prosesnya dalam puluhan tahun silam agar generasi muslim mendatang tidak mengetahui lagi nama hari yang ada hubungan dengan ketauhidan.

Sebelumnya kaum muslim sesudah salat Asar pada akhir Zulhijah 1438 H, baik perorangan maupun berjemaah membaca doa akhir tahun, sebagaimana jemaah Masjid Assaadah Komplek Beruntung Jaya Banjarmasin.

Semua halaman menyambut Tahun Baru Islam 1439 H itu, termasuk doa akhir dan awal tahun pada pokoknya mengharapkan masa depan yang lebih baik, terhindar dari segala bala bencana serta fitnah.

Seorang dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Antasari Banjarmasin Prof Dr Asmaraman dalam tausyiahnya menerangkan tentang keutamaan serta hal-hal yang terjadi pada Muharram yang bisa menjadi pembelajaran bagi kaum muslim.

Keutamaan Muharram, selain masuk empat bulan yang diharamkan Allah SWT sepanjang tahun hijriah, seperti berperang, juga banyak kifarat atau kelebihan bila melakukan amal kebajikan - "amar makruf nahi munkar" (melakukan kebaikan dan mencegah ketidakbaikan).

Islam menganjurkan kaum muslim juga agar memperbanyak melakukan amal kebaikan, seperti memberi sedekah atau mengasih makan kepada fakis miskim dan anak yatim.

Kemudian, peristiwa atau kejadian pada Muharram yang bisa menjadi renungan dan pembelajaran bagi kaum Muslim, yaitu Allah swt menyelamatkan Nabi Ibrahim Alaihi Salam (AS) dari kobaran api atas kezaliman Raja Nambrut ketika itu.

Selain itu, menyelamatkan Nabi Musa AS bersama pengikutnya dari kejaran Firaun, serta meluluhlantakkan tentara Abraham dengan pasukan gajah yang mau merusak Kabah.

Kaum muslim di "Kota Seribu Sungai" Banjarmasin dalam menyambut tahun baru hijriah mengisinya dengan kegiatan bernuansa Islami, tidak seperti saat pisah sambut tahun baru Masehi.

Sumber : Antara

Tag : Tahun Baru Islam
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top