Sekitar 337 Mesin ATM di Bali Alami Gangguan

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali berhasil mendata setidaknya sekitar 11% dari total jumlah 3.061 mesin ATM atau 337 mesin ATM di Bali terdampak akibat gangguan satelit Telkom 1.
Feri Kristianto | 28 Agustus 2017 21:28 WIB
Nasabah melakukan transaksi di mesin ATM Bank BCA. - Reuters/Beawiharta

Kabar24.com, DENPASAR--Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali berhasil mendata setidaknya sekitar 11% dari total jumlah 3.061 mesin ATM atau 337 mesin ATM di Bali terdampak akibat gangguan satelit Telkom 1.

Kepala Kantor Perwakilan BI Bali Causa Iman Karana mengimbau masyarakat tidak perlu panik, karena umumnya perbankan memiliki backup jaringan komunisi data (JKD) yang berfungsi apabila jar‎ingan utama mengalami gangguan.

"Perbankan di wilayah kerja KPwBI Provinsi Bali segera mengantisipasi dampak dari gangguan satelit Telkom 1 tersebut," paparnya melalui rilis, Senin (28/8/2017).

Dia mengungkapkan beberapa bank segera melakukan contigency plan seperti menggunakan JKD backup dan berkoordinasi dengan Telkom untuk pemulihan gangguan. Sementara koneksi dialihkan dari satelit Telkom 1 ke satelit Telkom S3 atau satelit lainnya.

"Secara bergiliran sudah beberapa yang berfungsi kembali," paparnya.

Iman memastikan transaksi tarik tunai dan transfer dana tetap dapat dilakukan. Bahkan, apabila masyarakat menemukan ATM bank yang offline, masyarakat dapat melakukan tarik tunai dan transfer dana melalui ATM bank lain yang tergabung dalam jaringan ATM Bersama.

Bahkan, kata Iman, terdapat bank yang membebaskan biaya tarik tunai dari ATM bank lain sehubungan dengan adanya gangguan ini. Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan tarik tunai dan transfer dana melalui ATM yang ada di kantor cabang bank.

"Umumnya ATM yang ada di KC bank menggunakan Fiber Optik untuk layanan ATM sehingga tidak terkena gangguan satelit Telkom 1. Masyarakat pun dapat melakukan transaksi tarik tunai dan transfer dana secara manual melalui teller," jelasnya.

Dia menegaskan BI Bali terus memantau perkembangan pemulihan gangguan dengan berkoordinasi dengan KP BI dan perbankan yang ada di wilayah kerja KPwBI Provinsi Bali. Estimasi perbaikan diperkirakan memakan waktu lima hingga 25 hari kerja untuk bank yang terdampak cukup signifikan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
atm, bali

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top