Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HARI KEMERDEKAAN RI: Fahri Hamzah Berharap Pemerintah Lebih Percaya Diri

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Fahri Hamzah berharap di usia kemerdekaan bangsa yang memasuki tahun Ke-72 saat ini, pemerintah dapat lebih percaya diri dan melampaui rasa takutnya menghadapi dinamika akibat demokrasi dan pluralitas.
Emanuel B. Caesario
Emanuel B. Caesario - Bisnis.com 16 Agustus 2017  |  17:02 WIB
HARI KEMERDEKAAN RI: Fahri Hamzah Berharap Pemerintah Lebih Percaya Diri
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah saat mendampingi Ketua DPR Setya Novanto (kiri) yang mengetuk palu saat rapat sidang Paripurna DPR ke-32 masa persidangan V tahun sidang 2016-2017 di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (21/7/2017) dini hari. - Antara/M Agung Rajasa
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA—Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Fahri Hamzah berharap di usia kemerdekaan bangsa yang memasuki tahun Ke-72 saat ini, pemerintah dapat lebih percaya diri dan melampaui rasa takutnya menghadapi dinamika akibat demokrasi dan pluralitas.

Fahri mengatakan, keributan dalam kehidupan berbangsa akhir-akhir ini yang terasa lebih tinggi intensitasnya merupakan konsekuensi dari prinsip demokrasi.

Menurut Fahri, pemerintah tidak perlu bereaksi berlebihan atas keributan tersebut, sebab keributan dalam demokrasi selalu masih dalam taraf bisa ditangani.

“Pemerintah harus melampaui itu. Jangan takut, jangan melakukan pendekatan yang mengembalikan cara yang tidak demokratis. Percaya diri saja, ketahuilah bahwa memang dalam demokrasi itu bising,” kata Fahri usai mengikuti sidang penyampaian rancangan APBN 2018 dan Nota Keuangan oleh Presiden, Rabu (16/8/2017).

Fahri mengatakan, dengan kesadaran seperti itu, pemerintah dapat lebih tenang menyikapi situasi dan mampu mengambil keputusan yang berani dan jernih untuk mengakselerasi pembangunan.

Pemerintah justru perlu lebih fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat daripada larut dalam dinamika tersebut. Dengan begitu, ancaman terbesar terhadap demokrasi, yakni ketidaksejahteraan dapat terhindarkan.

“Sebab bahaya dari demokrasi itu kalau ada kebebasan tetapi tidak ada kesejahteraan,” kata Fahri.

Secara teoritis, tuturnya, demokrasi memberi ruang bagi setiap orang untuk berinovasi dan berkreasi untuk menciptakan kesejahteraan bagi dirinya sendiri. Pengaturah yang berlebihan justru akan kontraproduktif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fahri hamzah HUT Kemerdekaan RI
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top