Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Tolak Penangguhan Penahanan Anak Jeremy Thomas

Penyidik Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta menolak permohonan penangguhan penahanan tersangka narkoba putra artis Jeremy Thomas, Axel Mathew Thomas.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 25 Juli 2017  |  14:25 WIB
Polisi Tolak Penangguhan Penahanan Anak Jeremy Thomas
Tersangka kasus narkotika, Axel Matthew Thomas (tengah/mengenakan penutup wajah) didampingi ayahnya, Jeremy Thomas, tiba di rutan narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (19/7/2017). Axel Matthew Thomas ditahan Polda Metro Jaya terkait perbuatan yang telah diakuinya yaitu memesan obat terlarang, Happy Five, dari Malaysia. - Antara
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA -- Penyidik Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta menolak permohonan penangguhan penahanan tersangka narkoba putra artis Jeremy Thomas, Axel Mathew Thomas.

"Ini kasusnya psikotropika dan narkoba tidak ada (penangguhan penahanan)," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Argo mengatakan, berdasarkan gelar perkara penyidik menetapkan tersangka dugaan penyalahgunaan narkoba terhadap Axel, dan keluarganya mengajukan penangguhan penahanan.

Argo menyebut, penyidik kepolisian juga mempertimbangkan kemungkinan Axel melarikan diri lantaran pernah akan pergi menuju Singapura untuk berobat namun dicegah pihak imigrasi.

Selain itu, Argo menuturkan penyidik tidak mengabulkan penangguhan penahanan Axel karena dikhawatirkan tersangka lain akan mengajukan hal serupa.

"Kalau misalkan dikabulkan, yang lain minta tidak? Pasti minta kan?,"ujar Argo.

Sebelumnya, petugas bea cukai menangkap penumpang pesawat, JV dan DRW yang membawa 1.118 pil happy five dari Malaysia menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang Banten pada Jumat (14/7/2017).

Berdasarkan keterangan JV dan DRW, anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengembangkan kasus peredaran narkoba itu dengan menangkap Axel yang diduga memesan pil narkoba itu di salah satu hotel di kawasan Jakarta Selatan.

Axel telah mengirim uang kepada tersangka pengedar narkoba itu untuk memesan pil happy five sebanyak satu strip.

Axel dijerat Pasal 62 sub Pasal 60 ayat (3) juncto Pasal 71 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

narkoba
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top