Gerah Ulah Ransomware Petya, Ini Penangkal Lembaga Sandi Negara

Lembaga Sandi Negara, melalui akun Twitter resminya, angkat suara soal serangan ransomware Petya. Dalam dua hari ini, ransomware Petya sedang menyerang sejumlah negara di dunia. Virus ini dikabarkan dapat melumpukan sistem perbankan, jaringan listrik, dan jaringan komunikasi.
Tempo | 29 Juni 2017 00:11 WIB
Logo Lembaga Sandi Negara

Bisnis.com, JAKARTA--Lembaga Sandi Negara, melalui akun Twitter resminya, angkat suara soal serangan ransomware Petya. Dalam dua hari ini, ransomware Petya sedang menyerang sejumlah negara di dunia. Virus ini dikabarkan dapat melumpukan sistem perbankan, jaringan listrik, dan jaringan komunikasi.

"Ransomware Petya dikabarkan telah menyebar begitu cepat dan menginfeksi pengguna komputer di Eropa, seperti Rusia, Denmark, Ukraina, Spanyol, Prancis, Inggris, dan India," tulis akun resmi @Lemsaneg_RI, Rabu, 28 Juni 2017, seperti dikutip Tempo, Rabu (28/6/2017).

Lembaga Sandi Negara memberikan imbauan untuk menghindari serangan ransomware Petya:

1. Ransomware Petya membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk menginfeksi komputer. Komputer seperti melakukan proses checking disk (CHKDSK), padahal saat inilah Petya mengenkripsi hard drive. Jika hal itu sudah terjadi, diimbau untuk segera matikan komputer Anda. Jangan lupa mengambil file-file penting dari komputer dengan LiveCD.

2. Ransomware Petya memanfaatkan celah pada Microsoft SMBv1. Pencegahannya dapat dilakukan dengan menginstal patch MS17-010 dan menonaktifkan fungsi SMBv1. Selain itu juga disarankan mengupdate signature antivirus. Karena beberapa produk antivirus dilaporkan telah dapat mengidentifikasi Petya.

3. Bagi admin sistem, diimbau agar jaringan network diperbarui. Kemudian pantau port service 139/445 firewall. Pencegahan dapat dilakukan dengan mematikan service jika terdapat aktivitas mencurigakan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
cyber crime

Sumber : Tempo
Editor : Gajah Kusumo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top