Schroders Ungkap 10 Kota Terbaik Dunia untuk Investasi Real Estate

Kota Los Angeles di Amerika Serikat menjadi lokasi terbaik untuk investasi real estat di antara kota-kota besar dunia.n
Ana Noviani | 27 Juni 2017 20:33 WIB
Perumahan di Los Angles - LATIMES

Bisnis.com, JAKARTA - Kota Los Angeles di Amerika Serikat menjadi lokasi terbaik untuk investasi real estat di antara kota-kota besar di dunia.

Perusahaan manajer investasi global Schroder Investment Management Ltd. baru-baru ini merilis publikasi ke-3 The Schroders Global Cities 30 Index. Indeks tersebut dapat menjadi acuan bagi investor real estat yang ingin membeli properti di kota-kota besar dunia.

Tom Walker, Co-Head Global real Estate Securities Schroders, menuturkan The Schroders Global Cities 30 merupakan hasil dari kajian Schroders tentang apa yang membuat kota menjadi atraktif bagi perusahaan real estate yang tercatat di bursa efek (listed).

Kota yang unggul memiliki faktor kemenangan yang relatif sama, yakni potensi pertumbuhan, populasi yang besar, infrastruktur yang maju, tenaga kerja terampil dengan tingginya tingkat pendapatan yang dapat dibelanjakan, dan terdapat universitas ternama. Faktor-faktor itu dikombinasikan dengan budaya yang beragam dan aktivitas hiburan yang menarik.

Publikasi tersebut mengungkap kota Los Angeles sebagai kota teratas untuk investasi real estat. Posisi ke-2 hingga ke-5 ditempati oleh kota London, Boston, Chicago, dan New York. Ada pun posisi ke-6 hingga ke-10 diisi oleh Hong Kong, Houston, Melbourne, Singapura, dan Shanghai.

"Mega-cities di Amerika Serikat mendominasi indeks 30 kota terbaik untuk investasi real estat. Sebanyak 18 kota di AS masuk dalam indeks tersebut, termasuk empat kota yang masuk dalam lima teratas," tulisnya dalam publikasi yang dikutip Selasa (27/6).

Los Angeles naik peringkat dari posisi ke-6 ke posisi puncak. Adapun Boston loncat paling tinggi dari posisi ke-24 ke posisi ketiga.

Menurut Walker, LA memiliki skala dan kedalaman ekonomi sehingga menarik untuk menjadi tempat tinggal dan bekerja. Salah satu kekuatan ekonomi LA, yakni tidak bergantung pada satu sektor industri tetapi terdiversifikasi pada bisang jasa keuangan, media, hingga perdagangan dan teknologi.

"Sektor teknologi, khususnya, telah berkembang cukup substansial dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu tidak hanya mendorong permintaan ruang kantor tetapi juga properti residensial, terutama didorong oleh kaum milenial yang masuk dunia kerja," imbuhnya.

Di sisi lain, peringkat Paris anjlok dari posisi ke-12 ke posisi ke-16. Selain itu, peringkat kota-kota besar di China juga merosot dan hanya Shanghai yang masuk dalam top ten. Bahkan Beijing anjlok 10 peringkat dari peringkat pertama dalam jajaran The Schroders Global Cities 30 publikasi kedua, ke posisi ke-11 dalam publikasi ketiga.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
real estate

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top